Update
Politik

--- Islah Bahrawi Mengkritik Kader PSI: Usia Muda Namun Marwah Politiknya Tercederai ---

--- Islah Bahrawi, Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, menyoroti pembelaan berlebihan dari kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap Presiden Prabowo Subianto, yang dinilai bertenta...

Aruna Sasmita 10 August 2026 74 pembaca fajar.co.id fajar.co.id
Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi
Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi
---TITLEEXCERPT--- Islah Bahrawi, Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, menyoroti pembelaan berlebihan dari kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap Presiden Prabowo Subianto, yang dinilai bertentangan dengan sikap politik mereka sebelumnya. ---CONTENT---

JAKARTA — Islah Bahrawi, yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), mengungkapkan pandangannya mengenai sejumlah politisi yang dinilai memberikan dukungan berlebihan kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia secara khusus menyoroti beberapa kader dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan membandingkan sikap mereka dengan tokoh-tokoh yang memang sudah lama dekat dengan Prabowo.

Dalam sebuah unggahan di akun Threads pribadinya, Islah menyatakan bahwa pembelaan yang diberikan oleh Sufmi Dasco Ahmad, Fadli Zon, Fahri Hamzah, dan Ahmad Dhani terhadap Prabowo adalah hal yang wajar. Ia berpendapat bahwa para tokoh ini telah menjadi pendukung setia Prabowo sejak awal. “Orang-orang seperti Pak Dasco, Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Ahmad Dhani, jika hari ini membela Pak Prabowo mati-matian, wajar saja dan bisa dimaklumi,” tulisnya.

Perbandingan dengan Kader Muda PSI

Namun, Islah memberikan perhatian khusus kepada beberapa nama lain, termasuk Budiman Sudjatmiko, Tsamara Amany, Raja Juli Antoni, dan Grace Natalie, serta kader PSI lainnya. Ia mengingatkan bahwa mereka pernah melontarkan kritik tajam terhadap Prabowo, namun kini justru membela sosok tersebut. Islah mempertanyakan perubahan sikap politik yang terjadi pada sejumlah tokoh muda ini. “Lah, orang-orang seperti Budiman, Tsamara, Raja Juli, Grace atau anak-anak PSI lainnya yang sebegitu brutalnya mencaci maki Pak Prabowo tapi sekarang malah menjilat habis-habisan itu gimana ceritanya?” ungkapnya.

Sindiran Terhadap Marwah Politik

Islah juga melontarkan sindiran mengenai marwah politik para tokoh muda tersebut. Ia menilai bahwa perubahan sikap politik yang sangat berbeda dari sebelumnya dapat merusak citra politik mereka. “Masih muda-muda, tapi sayang marwah politiknya dicacatkan sengaja dengan kemunafikan,” terangnya.

Artikel Terkait