Update
Di Balik Narasi “Reformasi Jilid 2”: Publik Mulai Pertanyakan Kejelasan Agenda dan Tujuan Gerakan Ditengah Isu Prabowo Mau Digulingkan, Suara Tokoh Agama Justru Bikin Adem Dosen dan Mahasiswa Pilih “Pesta Panen”, Tolak Narasi “Pesta Babi” Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19, Nova Arianto Minta Pemain Jaga Fokus PURBAYA BEBERKAN PENYEBAB INVESTOR MULAI MENJAUH, BUKAN PROGRAM MGB YANG DINILAI JADI MASALAH UTAMA Kasus Andrie Yunus: Komparasi Fakta, Kronologi, dan Tuntutan Hukuman yang Menuai Sorotan Kenapa Setiap Negara yang Ingin Mandiri Selalu Menghadapi Tekanan? Belajar dari Soekarno hingga Prabowo Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua Di Balik Narasi “Reformasi Jilid 2”: Publik Mulai Pertanyakan Kejelasan Agenda dan Tujuan Gerakan Ditengah Isu Prabowo Mau Digulingkan, Suara Tokoh Agama Justru Bikin Adem Dosen dan Mahasiswa Pilih “Pesta Panen”, Tolak Narasi “Pesta Babi” Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19, Nova Arianto Minta Pemain Jaga Fokus PURBAYA BEBERKAN PENYEBAB INVESTOR MULAI MENJAUH, BUKAN PROGRAM MGB YANG DINILAI JADI MASALAH UTAMA Kasus Andrie Yunus: Komparasi Fakta, Kronologi, dan Tuntutan Hukuman yang Menuai Sorotan Kenapa Setiap Negara yang Ingin Mandiri Selalu Menghadapi Tekanan? Belajar dari Soekarno hingga Prabowo Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua
News

Jaringan Narkoba di Jakarta Barat Terungkap, Melibatkan Narapidana

Polisi berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba di Jakarta Barat yang melibatkan narapidana dari Lapas Cipinang dan sejumlah karyawan hotel. Penggerebekan dilakukan di beberapa lokasi, termasuk...

Lare Ayu 15 May 2026 13 pembaca liputan6.com liputan6.com
Jaringan Narkoba di Jakarta Barat Terungkap, Melibatkan Narapidana
Barang bukti narkoba jenis ekstasi dan vape etomidate di B Fashion Hotel dan The Seven, Jakarta Barat. (Dok. Istimewa)

Peredaran narkoba di wilayah Jakarta Barat berhasil diungkap oleh pihak kepolisian. Dalam operasi yang dilakukan, ditemukan barang bukti berupa ekstasi dan vape yang mengandung etomidate di B Fashion Hotel dan The Seven.

Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, pengungkapan ini terjadi pada Kamis, 14 Mei 2026. Jaringan narkoba ini diduga dikendalikan oleh narapidana yang berada di Lapas Cipinang dan melibatkan karyawan hotel.

Rangkaian Penggerebekan

Penggerebekan berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026, di tujuh lokasi yang berbeda, termasuk room karaoke, showroom ladies, serta rumah indekos. Dalam operasi tersebut, belasan orang berhasil ditangkap.

Kronologi pengungkapan bermula saat Dania Eka Putri, yang dikenal sebagai Mami Dania, ditangkap di Room B-15 B Fashion Hotel. Ia diduga berperan sebagai penyedia narkoba dan penghubung antara pengedar dengan tamu hotel. Dari Dania, polisi menyita lima butir ekstasi berwarna hijau dengan kombinasi kuning bergambar Marvel, serta enam vape yang mengandung etomidate.

Selanjutnya, polisi melakukan penggerebekan di Room B-02 dan mengamankan lima orang pengunjung. Dari lokasi tersebut, ditemukan 10 butir ekstasi dengan logo Superman dan empat vape etomidate. Salah satu pengunjung yang diperiksa, berinisial AFH, mengaku mendapatkan narkotika dari Irwansyah alias Jeje yang berada di Lapas Cipinang.

Penangkapan dan Pengembangan Kasus

Polisi melanjutkan penyelidikan dan berhasil menangkap Teuku Rico Edwin alias Dervin di showroom ladies B Fashion Hotel, yang diduga juga terlibat dalam peredaran narkoba di hotel tersebut. Pengembangan kasus berlanjut ke lokasi indekos di Kemayoran, Jakarta Pusat, di mana Siti Dahlia alias Vonny dan suaminya Canggi Dani Riyanto ditangkap. Vonny diketahui memerintahkan suaminya dan seorang buronan bernama Yance untuk mengambil narkotika dari Rais di Kampung Bahari, Jakarta Utara.

Kasus ini kemudian mengarah pada jaringan di dalam lapas, di mana Esgianto alias Anto ditangkap saat membawa 100 vape etomidate merek Yakuza. Barang tersebut diketahui dikirim atas perintah Irwansyah alias Jeje dari dalam Lapas Kelas I Cipinang.

Polisi juga berhasil mengamankan tiga narapidana di Lapas Cipinang, yaitu Irwansyah alias Jeje, Faisal, dan Yudith Eric alias Paijo, yang diduga berperan sebagai penghubung dalam jaringan pemasok vape etomidate dari dalam penjara. Tim gabungan kemudian membawa para tersangka dan barang bukti ke Kantor Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

Bareskrim Polri mencurigai bahwa manajemen B Fashion Hotel dan The Seven membiarkan peredaran narkoba terjadi. Dugaan ini muncul setelah pemeriksaan terhadap puluhan karyawan dan pengunjung yang menyatakan bahwa mereka mengetahui adanya peredaran narkotika dan terjadi pembiaran oleh pihak manajemen.

Dalam penggerebekan pada 9 Mei 2026, sebanyak 55 orang diamankan, yang terdiri dari karyawan dan pengunjung dari berbagai kalangan. Dari jumlah tersebut, 18 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba. Lima orang di antaranya kemudian ditetapkan sebagai tersangka terkait peredaran narkotika, sementara 13 lainnya menjalani assessment di BNN Pusat, Cawang.

Dania mengungkapkan bahwa transaksi narkoba di B Fashion Hotel dilakukan secara rahasia melalui kapten hotel. Pengunjung dapat memesan narkoba melalui waitress yang akan menghubungi kapten untuk mendatangkan apoteker ke kamar tamu. Namun, setelah adanya operasi tempat hiburan malam, B Fashion Hotel memberlakukan 'Kode Merah', sehingga hanya tamu VIP yang bisa mendapatkan narkotika melalui kapten.

Polisi juga mendalami keterangan dari Dervin, yang mengaku mendengar bahwa pihak manajemen merayakan ulang tahun ke-12 B Fashion Hotel di salah satu room KTV, dan diduga terjadi pesta narkoba. Namun, saat penindakan dilakukan, pihak manajemen yang berada di dalam room tersebut segera melarikan diri.

Artikel Terkait