Kedekatan antara Joko Widodo dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah terjalin cukup lama. Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengungkapkan bahwa Presiden ke-7 RI tersebut akan segera menerima jaket PSI secara resmi. Penyematan jaket ini akan menjadi penegasan mengenai posisi politik Jokowi yang kini tidak lagi berafiliasi dengan PDI Perjuangan (PDIP).
Kedekatan yang Sudah Terjalin
Bestari menjelaskan bahwa hubungan Jokowi dengan PSI bukanlah hal yang baru. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya, pengurus DPP PSI pernah memberikan jaket kepada Jokowi dalam sebuah kesempatan meski tidak dilakukan secara formal. "Bahkan kalau melihat ke belakang itu pernah sudah, kawan-kawan dari DPP itu datang, ya tidak formal tapi menyematkan jaket juga sudah pernah dan dipakai oleh Pak Jokowi, pernah itu," ungkap Bestari.
Menurut Bestari, penyematan jaket secara resmi hanya tinggal menunggu keputusan dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Ia menambahkan bahwa momen ini diharapkan dapat menjadi simbol yang jelas bagi masyarakat mengenai posisi politik Jokowi saat ini. "Kalau simbolis daripada itu diharapkan sebagai satu permakluman bagi seluruh masyarakat republik kita ini, ya nanti Ketua Umum yang akan menyematkan itu pada waktu dan tempat yang nanti diputuskan oleh Ketua Umum," jelasnya.
Posisi Jokowi di PSI
Bestari menegaskan bahwa Jokowi sejatinya sudah menjadi bagian dari PSI sejak lama. Ia telah menyampaikan hal ini kepada publik beberapa kali, dan pengumuman resmi mengenai posisi Jokowi di partai tinggal menunggu waktu. "Kalau masalah Pak Jokowi sudah di PSI, wah saya sebagai juru bicara PSI sudah berkali-kali menyampaikan Pak Jokowi sudah bersama kita di PSI. Ah, tinggal nanti Ketua Umum yang akan mengumumkan secara langsung posisi beliau dan juga mungkin nanti hal-hal lainnya gitu," tuturnya.
Bestari juga menekankan bahwa sikap politik Jokowi selama ini telah menunjukkan kedekatannya dengan PSI. Ia mengingatkan kembali pernyataan Jokowi dalam Kongres PSI yang berjanji untuk mendukung penuh partai tersebut. "Harapan kami di PSI dengan niatan yang dilakukan Pak Jokowi ini adalah suatu yang sifatnya adalah pemenuhan terhadap janji yang beliau sampaikan pada Kongres yang menyatakan 'Saya akan mendukung full PSI dan saya akan bekerja keras untuk PSI'. Tidak mungkin kader dari partai lain menyatakan itu, kan begitu?" ujarnya.
Lebih lanjut, PSI berharap bahwa agenda safari Jokowi ke berbagai daerah dapat menjadi momen bagi mantan presiden tersebut untuk menegaskan posisinya kepada masyarakat. "Kita harapkan Pak Jokowi menyampaikan posisi politiknya bahwa sudah tidak lagi di PDIP tapi sudah ada di PSI bersama kawan-kawan semua yang dikunjungi itu," kata Bestari.