Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

KAMMI Menyatakan Penolakan Terhadap Provokasi yang Mengancam Persatuan Bangsa

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menegaskan penolakannya terhadap provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa, terutama menjelang aksi unjuk rasa yang direncanakan oleh Aliansi...

Bima Candrakumara 22 August 2026 63 pembaca jpnn.com jpnn.com
Sikapi Situasi Demokrasi Terkini, KAMMI Tolak Upaya Provokasi yang Memecah Belah Persatuan Bangsa
Sikapi Situasi Demokrasi Terkini, KAMMI Tolak Upaya Provokasi yang Memecah Belah Persatuan Bangsa

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengeluarkan pernyataan terkait situasi demokrasi yang berkembang saat ini. Mereka menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat. Pernyataan ini muncul setelah mereka mengetahui rencana aksi unjuk rasa oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang dijadwalkan berlangsung di Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.

Menjaga Persatuan dan Kedaulatan

KAMMI menekankan pentingnya menjaga muruah demokrasi, kedaulatan negara, dan persatuan bangsa. "Pertama, kami menolak upaya provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," ungkap Ketua KAMMI, Amri Akbar, dalam konferensi pers yang diadakan di sebuah kafe di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/8/2026).

Lebih lanjut, KAMMI menyatakan penolakan terhadap segala tindakan yang mengatasnamakan aspirasi rakyat namun berpotensi menimbulkan provokasi, tindakan koersif, atau ancaman terhadap simbol-simbol kenegaraan. Mereka juga menyoroti bahwa pernyataan yang bersifat menyandera atau mengancam legislatif DPR RI merupakan bentuk eskalasi yang tidak dapat diterima dalam sistem demokrasi yang beradab.

Pentingnya Fokus pada Kemanusiaan

"Kritik dan aspirasi adalah hak setiap warga negara, tetapi hak tersebut tidak boleh ditunggangi oleh narasi konfrontatif yang berpotensi memantik kegaduhan, merusak fasilitas negara, serta mengoyak rasa persatuan yang telah dirawat bangsa ini dengan susah payah," jelas Amri.

Amri juga menekankan bahwa dalam situasi saat ini, di mana beberapa daerah di Indonesia, seperti NTT yang mengalami musibah gempa dan Kalimantan yang menghadapi kebakaran hutan, seharusnya fokus kita sebagai anak bangsa diarahkan pada misi kemanusiaan.

Di sisi lain, Amri mengakui dan menghormati sepenuhnya hak konstitusional setiap individu untuk menyampaikan pendapat di depan umum, yang telah diatur dalam undang-undang. Namun, ia menegaskan kembali penolakan KAMMI terhadap rencana aksi unjuk rasa oleh AMPB yang akan dilaksanakan di Gedung DPR RI pada tanggal yang telah ditentukan.

Artikel Terkait