Dalam sebuah pernyataan resmi, Kapolri menyampaikan bahwa angka kecelakaan selama periode mudik Lebaran 2026 mengalami penurunan sebesar 3,23 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan ini mencakup baik jumlah kecelakaan yang terjadi maupun jumlah korban jiwa yang diakibatkan oleh insiden tersebut.
Kapolri menegaskan bahwa upaya intensif yang dilakukan oleh pihak kepolisian, termasuk peningkatan pengawasan serta penegakan hukum di jalan raya, berkontribusi besar terhadap penurunan angka kecelakaan ini. "Kami akan terus berupaya untuk menjaga keselamatan masyarakat selama mudik lebaran," ujar Kapolri dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta. Ia juga menambahkan bahwa kampanye keselamatan berkendara dan penyuluhan kepada masyarakat semakin digencarkan untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Selama periode mudik, jumlah kendaraan yang melintasi jalur-jalur utama meningkat drastis. Hal ini menjadikan penurunan kecelakaan sebagai prestasi yang patut dihargai. Selain itu, Kapolri juga mengungkapkan adanya kolaborasi yang baik antara berbagai instansi, termasuk Dinas Perhubungan dan organisasi masyarakat yang turut berpartisipasi dalam membuat program-program keselamatan. “Sinergi antara lembaga pemerintah dan masyarakat adalah kunci utama dalam mengurangi angka kecelakaan," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengingatkan kembali pentingnya kesadaran masyarakat akan keselamatan berkendara. Ia mengungkapkan bahwa meskipun terjadi penurunan, setiap kecelakaan tetap menjadi perhatian serius. "Setiap korban jiwa sangat berharga. Kami berharap semua pengguna jalan dapat lebih berhati-hati dan mematuhi aturan yang ada," tambahnya.
Menurut data dari Korlantas Polri, meskipun terdapat penurunan secara keseluruhan, beberapa daerah tetap mencatatkan angka kecelakaan yang cukup tinggi. Kapolri menekankan perlunya peningkatan infrastruktur jalan dan fasilitas umum untuk mendukung keselamatan berkendara. “Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan evaluasi dan perbaikan pada titik-titik rawan kecelakaan,” tuturnya.
Keberhasilan dalam menurunkan angka kecelakaan selama mudik Lebaran ini menjadi motivasi bagi pihak kepolisian untuk terus meningkatkan kinerja dan strategi keselamatan lalu lintas. Kapolri menegaskan akan tetap berkomitmen untuk membangun keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat selama masa mudik di tahun-tahun mendatang. “Kami berharap penurunan ini bisa menjadi tren positif yang berkelanjutan,” pungkas Kapolri.
Melihat data dan tren yang ada, masyarakat diharapkan dapat terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak berwenang untuk menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman. Dengan adanya kesadaran bersama, angka kecelakaan dapat terus ditekan di tahun-tahun yang akan datang.