Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Keberhasilan Sistem Presisi Polri dalam Menjaga Keamanan Aksi Unjuk Rasa

Romli Atmasasmita, seorang pakar hukum, mengapresiasi efektivitas sistem Presisi Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat selama aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026.

Kalula Putri 29 August 2026 45 pembaca jpnn.com jpnn.com
Romli Atmasasmita: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif
Romli Atmasasmita: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif

JAKARTA - Romli Atmasasmita, seorang ahli hukum terkemuka, memberikan pengakuan atas keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026. Penilaian Romli mencakup tidak hanya hasil yang dicapai, tetapi juga metodologi serta sistem yang diterapkan oleh Polri dalam menghadapi tantangan keamanan yang kompleks.

Menurut Romli, Polri telah mengembangkan sistem pengamanan yang terstruktur dan sistematis, dengan berlandaskan pada konsep Presisi, yang terdiri dari Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Konsep ini menjadi dasar filosofis dan operasional dalam menangani berbagai gangguan terhadap keamanan dan ketertiban umum.

Perencanaan dan Pelatihan yang Matang

Romli menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terjadi secara kebetulan, melainkan merupakan hasil dari perencanaan yang matang, pelatihan yang sistematis, serta implementasi konsep yang terukur. "Pendekatan berbasis konsep Presisi memungkinkan Polri untuk tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga mampu memprediksi potensi gangguan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang efektif jauh sebelum situasi memanas,” ungkap Romli pada Jumat (28/8).

Kesiapan Struktural Polri

Lebih lanjut, Romli menekankan pentingnya kesiapan struktural dalam institusi kepolisian untuk merespons segala bentuk ancaman terhadap keamanan dan ketertiban umum. "Polri sudah memiliki sistem pengamanan yang berpola dan tertata secara rapi dengan mengacu pada konsep Presisi dalam menghadapi segala bentuk gangguan terhadap keamanan dan ketertiban umum," jelas Romli, yang juga merupakan mantan Dirjen AHU Departemen Hukum dan HAM serta mantan Dirjen Hukum dan Perundang-undangan.

Artikel Terkait