Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Kebijakan Zero ODOL Diterapkan untuk Perbaiki Kerusakan Jalan di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan komitmen pemerintah untuk mengatasi masalah truk ODOL yang merusak infrastruktur jalan dengan...

Gyan Kusuma 20 August 2026 53 pembaca jpnn.com jpnn.com
Jalan Rusak Akibat Truk Odol Habiskan Anggaran Rp 40 Triliun, AHY Beri Atensi
Jalan Rusak Akibat Truk Odol Habiskan Anggaran Rp 40 Triliun, AHY Beri Atensi

JAKARTA - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, mengungkapkan tekad pemerintah untuk menerapkan kebijakan Zero ODOL (over dimension and overload) pada tahun 2027. Menurutnya, isu mengenai truk ODOL telah menjadi perhatian publik karena melibatkan banyak kepentingan. Oleh karena itu, pemerintah berencana mengambil langkah tegas agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan di jalan akibat muatan yang berlebihan.

Dampak Buruk Truk ODOL terhadap Infrastruktur

AHY menambahkan bahwa masalah truk ODOL tidak hanya berhubungan dengan keselamatan, tetapi juga memberikan dampak negatif terhadap ketahanan infrastruktur jalan di Indonesia. Setiap tahun, kerusakan jalan yang disebabkan oleh beban muatan yang tidak sesuai standar memerlukan anggaran lebih dari 40 triliun rupiah untuk perbaikan. "Setiap tahun kementerian pekerjaan umum harus mengeluarkan anggaran lebih dari 40 triliun rupiah untuk memperbaiki jalan-jalan rusak akibat truk-truk ODOL tersebut," ungkap AHY di kantornya di Jakarta Pusat pada Rabu, 19 Agustus.

Transformasi Sektor Transportasi

Untuk mengatasi masalah ini, AHY berupaya melakukan transformasi besar-besaran di sektor transportasi darat. Transformasi ini mencakup pengembalian operasional kendaraan logistik agar sesuai dengan standar muatan yang diizinkan secara hukum. Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, pemerintah juga merencanakan pengalihan sebagian besar beban transportasi dari jalan raya ke moda kereta api, yang diharapkan dapat mengurangi beban jalan nasional yang saat ini menampung sekitar 80 persen beban logistik di Indonesia.

Secara teknis, AHY menjelaskan bahwa kementerian dan lembaga terkait sedang menyiapkan teknologi Weight in Motion (WIM) untuk melakukan pengawasan ketat di lapangan. Alat timbang otomatis ini akan dipasang di lokasi strategis, seperti kawasan industri dan dermaga pelabuhan, untuk memastikan bahwa truk beroperasi sesuai dengan standar yang ditetapkan. "Selebihnya ya tentu ada law enforcement, kami bekerja sama dengan Korlantas, Polri. Kami bekerja sama dengan semua stakeholders yang ada di lapangan," tegasnya.

Artikel Terkait