Update
Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia
News

Kecelakaan di Flyover Tangerang: Seorang Pelajar Kehilangan Nyawa

Seorang pelajar di Tangerang meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di flyover. Meskipun telah dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.

Yoga Samadhi 11 April 2026 13 pembaca liputan6.com liputan6.com
Kecelakaan di Flyover Tangerang: Seorang Pelajar Kehilangan Nyawa
liputan6.com

Dalam peristiwa tragis yang terjadi di flyover Tangerang, seorang pelajar harus menyerah pada takdirnya setelah kecelakaan yang melibatkan kendaraannya. Kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu sore, dan pihak kepolisian setempat kini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden ini.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang, AKP Budi Santoso, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bermula ketika korban, yang diketahui sebagai seorang pelajar berusia 17 tahun, kehilangan kendali atas sepeda motornya. "Korban menabrak pembatas flyover dan mengalami luka parah," ujarnya.

Setelah kecelakaan, korban segera dilarikan ke RSU Bhakti Asih di Ciledug. Sayangnya, meskipun pihak rumah sakit telah berupaya sebaik mungkin, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. “Kami sudah berusaha maksimal untuk menolongnya, tetapi akibat luka yang terlalu parah, dia tidak bisa diselamatkan,” tambah seorang dokter yang menangani korban.

Menurut saksi mata yang berada di lokasi kejadian, suara tabrakan sangat keras dan membuat banyak orang terkejut. “Saya mendengar suara benturan yang sangat keras, lalu saya melihat korban terjatuh dan tidak bergerak,” kata salah seorang saksi yang tidak ingin disebutkan namanya. Saksi lainnya juga menambahkan bahwa kondisi jalan saat kejadian cukup baik, sehingga tidak ada indikasi banjir atau halangan lain yang bisa menyebabkan kecelakaan tersebut.

Pihak kepolisian sedang mendalami lebih lanjut faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan ini. "Kami akan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan," ungkap AKP Budi.

Insiden ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi kalangan pelajar yang sering kali kurang berpengalaman. Orang tua diharapkan lebih memperhatikan keselamatan anak-anak mereka saat berkendara. “Kami sangat menyesal mendengar kabar ini. Ini merupakan pelajaran bagi semua untuk lebih berhati-hati di jalan,” ujar seorang warga yang juga melintas di lokasi kejadian.

Perkembangan lebih lanjut terkait insiden ini akan terus dipantau oleh pihak kepolisian, disertai dengan upaya sosialisasi kepada masyarakat tentang keselamatan berkendara. Keluarga korban juga diharapkan mendapatkan dukungan yang diperlukan di masa sulit ini.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait