Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya, Kompolnas Harapkan Peningkatan Layanan Publik

Komisi Kepolisian Nasional memberikan tanggapan positif terhadap kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya menjadi jenderal bintang tiga, berharap hal ini berdampak pada kualitas pelayanan masyarakat.

Dewa Raka 14 May 2026 43 pembaca liputan6.com liputan6.com
Anggota Kompolnas Mohammad Choirul Anam mengungkap isi sidang etik mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Bintoro yang tersandung kasus dugaan pemerasan terhadap anak bos Prodia. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)
Anggota Kompolnas Mohammad Choirul Anam mengungkap isi sidang etik mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Bintoro yang tersandung kasus dugaan pemerasan terhadap anak bos Prodia. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memberikan respon terhadap perubahan kepemimpinan di Polda Metro Jaya, yang kini dipimpin oleh seorang jenderal berpangkat bintang tiga. Kenaikan pangkat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Mohammad Choirul Anam, salah satu komisioner Kompolnas, menyatakan bahwa dengan peningkatan pangkat dari bintang dua menjadi bintang tiga, seharusnya diimbangi dengan peningkatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Dengan kenaikan pangkat dari bintang dua menjadi bintang tiga itu diimbangi dengan peningkatan pelayanan terbaiknya kepada seluruh masyarakat, kepada komponen atau entitas masyarakat yang ada di wilayah kerja Polda Metro Jaya," ungkap Choirul Anam pada Kamis, 14 Mei 2026.

Tantangan di Polda Metro Jaya

Choirul Anam juga menekankan bahwa Polda Metro Jaya menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan dengan wilayah lain, mengingat kompleksitas dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang ada. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik seiring dengan perubahan status pimpinan menjadi Komisaris Jenderal.

"Semoga ini menjadi sinyal yang baik untuk pelayanan masyarakat," tambahnya.

Informasi Kenaikan Pangkat

Polda Metro Jaya kini resmi dipimpin oleh Asep Edi Suheri, yang sebelumnya berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) dan kini telah menjadi Komisaris Jenderal (Komjen). Kenaikan pangkat ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 yang ditetapkan pada 13 Mei 2026, sebagaimana disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.

Asep Edi Suheri lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 16 November 1972. Ia adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 dan dikenal memiliki pengalaman yang luas dalam bidang reserse dan penegakan hukum, termasuk dalam pengungkapan kasus siber, narkotika, dan kejahatan lintas negara. Sebelumnya, Asep diangkat sebagai Kapolda Metro Jaya melalui Surat Telegram Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025, menggantikan Komjen Pol. Karyoto yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.

Artikel Terkait