Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Ekonomi

Kepala BGN Instruksikan Korcam Lakukan Sidak Harian di Dapur MBG

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, mengarahkan jajarannya untuk melakukan inspeksi mendadak ke dapur Makan Bergizi Gratis setiap hari, menyusul rendahnya kepatuhan di lapangan.

Kalula Putri 04 October 2026 60 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Kepala BGN Sudaryono instruksikan sidak rutin ke dapur MBG untuk tingkatkan kepatuhan. (ANTARA FOTO/RENO ESNIR)
Kepala BGN Sudaryono instruksikan sidak rutin ke dapur MBG untuk tingkatkan kepatuhan. (ANTARA FOTO/RENO ESNIR)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, memberikan arahan kepada semua anggotanya, mulai dari Koordinator Kecamatan (Korcam) hingga pimpinan wilayah, untuk secara rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari. Langkah ini diambil setelah terdeteksinya rendahnya tingkat kepatuhan serta sejumlah masalah yang dapat mengancam keberlangsungan program tersebut.

Sudaryono menjelaskan bahwa meskipun sebagian besar pegawai dan petugas di lapangan telah menjalankan tugas mereka dengan baik, tindakan segelintir oknum dapat memberikan dampak negatif yang merugikan reputasi keseluruhan sistem. "Semuanya buruk seolah-olah semua buruk karena satu keburukan atau dua keburukan, padahal sebetulnya mayoritas dari kita ini sudah kerja dengan baik. Kemudian demoralisasi karena satu dua oknum yang kemudian kerjanya tidak baik," ungkapnya melalui akun Instagramnya.

Pentingnya Pengawasan Rutin

Dalam instruksinya, Sudaryono menekankan pentingnya keterlibatan aktif dari jajaran Koordinasi Lapangan (Korwil), Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), dan Koordinator Area Kerja (Karek) untuk turun ke lapangan. Ia juga meminta Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan (Tauwas) BGN untuk memastikan kehadiran para pejabat di dapur-dapur yang menjadi titik layanan.

“Jujur dan saya di apel ini memerintahkan kepada seluruh jajaran KPPG dan ke bawah, Korwil, Karek, dan juga Korcam. Saya minta setiap apel itu Korwil berada di salah satu dapur dan melakukan sidak. Nanti Deputi Tauwas, saya minta untuk kemudian diabsen, ya itu setiap apel itu Anda harus berada di salah satu dapur,” tegas Sudaryono.

Menangani Masalah Kepatuhan dan Pelaporan

Sudaryono juga menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan di kalangan staf internal. Ia mengingatkan bahwa kelalaian dapat mengancam keberhasilan program prioritas pemerintah. “Ini harus saya lakukan karena memang mohon maaf tingkat kepatuhan Anda ini sangat rendah ya. Saya enggak ngerti, pertaruhannya adalah pertaruhan program. Kalau program ini kemudian Anda bikin sembarangan, asal-asalan, kan Anda sendiri semua yang rugi ya,” katanya.

Lebih lanjut, Sudaryono memerintahkan Korcam untuk melakukan pengawasan harian tanpa menunggu teguran dari pusat. Ia mengkritik mentalitas sumber daya manusia yang terlibat jika masih bekerja dengan cara yang sembarangan. “Korcam itu cobalah setiap hari kau sidaklah ke dapur-dapur punya temanmu itu. Masa baru ada sidak baru tertib gitu loh,” ujarnya.

Selain itu, Sudaryono mengungkapkan adanya masalah dalam penanganan pelaporan dan pengaduan yang sering terhambat di tingkat menengah, seperti di KPPG atau Korwil. Ia menemukan banyak laporan dari kepala SPPG maupun pemilik dapur mitra yang tidak ditindaklanjuti. Oleh karena itu, ia menginstruksikan agar semua keluhan disampaikan langsung ke Deputi Tawas di kantor pusat untuk memastikan transparansi dalam proses penyelesaian masalah di lapangan.

Sudaryono menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap oknum yang tidak dapat dibina, serta mengingatkan pentingnya penggunaan daftar periksa (check-list) dalam setiap kegiatan sidak. “Sebagian besar dari kita sudah bekerja dengan baik, ada satu dua yang memang mungkin bekerjanya masih belum, ya. Kalau memang harus diganti kita ganti, kalau memang enggak bisa diganti ya pecat ya kita pecat gitu ya,” tutupnya.

Artikel Terkait