JAKARTA - Khoiri Soetomo, Ketua Umum DPP Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP), memberikan perhatian serius terhadap berbagai kecelakaan yang terjadi di kapal. Ia menegaskan bahwa semua pihak, termasuk penumpang, perlu memiliki kesadaran untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.
“Karena meski kolaborasi, komunikasi dengan stakeholder dijalankan, kalau implementasi di lapangan tidak dijalankan, maka tidak bisa berjalan dengan baik. Misal kelaikan kapal sudah dijalankan dengan baik, tapi masih ada penumpang yang main buang puntung rokok sembarangan, itu bisa terjadi kebakaran,” ungkap Khoiri saat Lokakarya Forwahub.
Keselamatan Harus Menjadi Prioritas Utama
Khoiri juga menekankan bahwa faktor keselamatan tidak seharusnya hanya menjadi reaksi setelah terjadinya kecelakaan. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama tanpa kompromi. “Keselamatan tidak boleh menjadi reaksi setelah kecelakaan. Keselamatan harus bekerja sebelum kecelakaan terjadi. Budaya keselamatan harus hidup setiap hari, bukan hanya ketika perhatian publik sedang tinggi,” tegasnya.
Target GAPASDAP dalam Meningkatkan Kesadaran
Lebih lanjut, Khoiri menjelaskan target GAPASDAP dalam meningkatkan kesadaran akan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dalam transportasi. “Target kami mengubah keselamatan dari aturan, kesadaran, kebiasaan menjadi budaya,” jelasnya.
“Transportasi boleh semakin cepat, kapal semakin besar, pelabuhan semakin modern, dan layanan semakin digital. Namun keselamatan tidak boleh hadir hanya sebagai kepatuhan administratif,” serunya.