Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

KPK Lakukan Penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Terkait Kasus Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor pada Jumat (28/8/2026) untuk menyelidiki dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa.

Rimba Amarta 29 August 2026 46 pembaca jpnn.com jpnn.com
KPK Geledah Kantor Disdik Kabupaten Bogor terkait Dugaan Korupsi Pengadaan
KPK Geledah Kantor Disdik Kabupaten Bogor terkait Dugaan Korupsi Pengadaan

Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari Jumat, 28 Agustus 2026. Tindakan ini dilakukan untuk mendalami dugaan korupsi yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di instansi tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan kepada wartawan di Jakarta bahwa saat ini penyidik masih berfokus untuk menggali lebih dalam mengenai pengadaan barang dan jasa di lingkungan Disdik Kabupaten Bogor. Budi menambahkan bahwa penggeledahan ini bertujuan untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti serta petunjuk yang relevan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan tersebut.

Informasi Terkait Operasi Tangkap Tangan

Budi Prasetyo juga menjelaskan mengenai informasi yang beredar tentang operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Bogor pada 20 Agustus 2026. KPK kemudian mengklarifikasi bahwa tidak ada OTT yang berlangsung di wilayah tersebut. Namun, pada 21 Agustus 2026, KPK mengonfirmasi bahwa mereka telah mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp 1,5 miliar dalam penyelidikan dugaan korupsi di Pemerintah Kabupaten Bogor.

Penyelidikan Berlanjut ke Tahap Penyidikan

Penyelidikan yang dilakukan KPK kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) umum terkait dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara di Pemerintah Kabupaten Bogor. Uang yang diterima diduga berasal dari pemotongan upah pungut di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor.

Selain kasus ini, KPK juga mengungkapkan bahwa mereka sedang menyelidiki dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Bogor. Hingga saat ini, dalam penyidikan tersebut, KPK belum menetapkan tersangka. Pada 27 Agustus 2026, KPK melakukan penggeledahan di Bappenda dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, sebelum akhirnya menggeledah Disdik pada hari berikutnya.

Artikel Terkait