Update
Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi --- Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi ---
News

--- KRL Rangkasbitung Kembali Beroperasi Setelah Genangan, Kecepatan Dibatasi ---

--- Perjalanan kereta rel listrik Rangkasbitung telah kembali normal setelah terhenti akibat genangan air, meskipun kecepatan kereta masih dibatasi demi keselamatan. ---

Karim Abinaya 04 May 2026 45 pembaca liputan6.com liputan6.com
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter (KAI)
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter (KAI)
---TITLEEXCERPT--- Perjalanan kereta rel listrik Rangkasbitung telah kembali normal setelah terhenti akibat genangan air, meskipun kecepatan kereta masih dibatasi demi keselamatan. ---CONTENT---

Perjalanan kereta rel listrik (KRL) atau commuter line Rangkasbitung telah kembali beroperasi setelah sebelumnya terganggu oleh genangan air. Meskipun kereta sudah melintas, kecepatan perjalanan masih dibatasi untuk menjaga keselamatan penumpang.


Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa operasional kereta mulai pulih setelah genangan di jalur Kebayoran–Pondok Ranji surut. Sebelumnya, perjalanan KRL Rangkasbitung terhenti sejak pukul 18.27 WIB pada Senin, 4 Mei 2026. Jalur tersebut dinyatakan aman untuk dilalui kembali dengan kecepatan terbatas mulai pukul 20.06 WIB. "Guna keselamatan perjalanan Commuter Line, di lokasi genangan air perjalanannya masih dilakukan pembatasan kecepatan 5 Km/jam," ungkap Leza.


Selain itu, aliran listrik atas (LAA) di jalur Jurangmangu-Pondok Ranji juga telah kembali menyala, memungkinkan KRL Rangkasbitung untuk melintas di lokasi yang sebelumnya terdampak. KAI Commuter terus melakukan penguraian antrean perjalanan dan petugas tetap siaga untuk memastikan keselamatan perjalanan. Leza meminta maaf atas kendala operasional dan keterlambatan yang terjadi pada malam itu.


Sebelumnya, gangguan listrik aliran atas di jalur Jurangmangu juga menyebabkan sejumlah perjalanan KAI Commuter terganggu. Rekayasa operasi dilakukan untuk menanggulangi masalah ini, dengan perjalanan dari arah Rangkasbitung/Parungpanjang hanya sampai Stasiun Serpong, dan dari arah Tanah Abang hanya sampai Stasiun Kebayoran. Gangguan tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan berdampak pada lintas Tanah Abang-Rangkasbitung, yang menyebabkan beberapa perjalanan terhenti dan listrik di dalam kereta sempat padam.


Petugas gabungan KAI Daop 1 Jakarta dan KAI Commuter melakukan perbaikan di lokasi yang terkena hujan. Pada pukul 17.50 WIB, aliran listrik antara Stasiun Pondok Ranji dan Stasiun Sudimara mulai kembali menyala. Curah hujan yang tinggi juga menyebabkan genangan air di jalur Kebayoran-Pondokranji, yang memperparah gangguan perjalanan. KAI Commuter menyatakan perbaikan terus dilakukan untuk menormalkan operasional pada malam itu.


Insiden sebelumnya juga melibatkan percikan api pada tiang Listrik Aliran Atas (LAA), yang mengganggu operasional KRL pada Senin sore. Akibatnya, sejumlah stasiun mengalami penumpukan penumpang, terutama di Stasiun Tanah Abang. Pemadaman jaringan LAA dilakukan untuk keselamatan perjalanan Commuter Line, yang menyebabkan perjalanan di lintas Pondokranji - Sudimara tidak dapat dilalui sejak pukul 16.30 WIB. Saat ini, petugas terkait sedang melakukan penanganan untuk segera menormalkan perjalanan KRL.


KAI Commuter berkomitmen untuk terus memperbaiki layanan dan memastikan keselamatan penumpang dalam setiap perjalanan. Perkembangan lebih lanjut mengenai operasional KRL akan diinformasikan seiring dengan normalisasi layanan.

Artikel Terkait