Update
DPR Sahkan RUU Polri di Tengah Sorotan Ekonomi, Publik Mengaku Kecolongan Di Balik Narasi “Reformasi Jilid 2”: Publik Mulai Pertanyakan Kejelasan Agenda dan Tujuan Gerakan Ditengah Isu Prabowo Mau Digulingkan, Suara Tokoh Agama Justru Bikin Adem Dosen dan Mahasiswa Pilih “Pesta Panen”, Tolak Narasi “Pesta Babi” Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19, Nova Arianto Minta Pemain Jaga Fokus PURBAYA BEBERKAN PENYEBAB INVESTOR MULAI MENJAUH, BUKAN PROGRAM MGB YANG DINILAI JADI MASALAH UTAMA Kasus Andrie Yunus: Komparasi Fakta, Kronologi, dan Tuntutan Hukuman yang Menuai Sorotan Kenapa Setiap Negara yang Ingin Mandiri Selalu Menghadapi Tekanan? Belajar dari Soekarno hingga Prabowo Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi DPR Sahkan RUU Polri di Tengah Sorotan Ekonomi, Publik Mengaku Kecolongan Di Balik Narasi “Reformasi Jilid 2”: Publik Mulai Pertanyakan Kejelasan Agenda dan Tujuan Gerakan Ditengah Isu Prabowo Mau Digulingkan, Suara Tokoh Agama Justru Bikin Adem Dosen dan Mahasiswa Pilih “Pesta Panen”, Tolak Narasi “Pesta Babi” Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19, Nova Arianto Minta Pemain Jaga Fokus PURBAYA BEBERKAN PENYEBAB INVESTOR MULAI MENJAUH, BUKAN PROGRAM MGB YANG DINILAI JADI MASALAH UTAMA Kasus Andrie Yunus: Komparasi Fakta, Kronologi, dan Tuntutan Hukuman yang Menuai Sorotan Kenapa Setiap Negara yang Ingin Mandiri Selalu Menghadapi Tekanan? Belajar dari Soekarno hingga Prabowo Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi
News

Larangan City Tour untuk Jemaah Haji Indonesia di Makkah

Jemaah haji Indonesia dilarang melakukan city tour ke luar Kota Makkah untuk menjaga kesehatan dan konsentrasi menjelang puncak ibadah haji.

Karim Abinaya 05 May 2026 23 pembaca liputan6.com liputan6.com
Larangan City Tour untuk Jemaah Haji Indonesia di Makkah
Kegiatan visduk layanan Bimbingan Ibadah di hotel Sektor 7 Makkah, Selasa (5/5/2026). (Liputan6.com/Asnida Riani)

Pihak pelaksana layanan bimbingan ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah, Arief Rahman, menegaskan bahwa jemaah haji Indonesia tidak diperkenankan untuk melakukan city tour di luar Kota Makkah. Kebijakan ini diambil berdasarkan aturan dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang membatasi mobilitas jemaah menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.


Arief menjelaskan bahwa larangan ini bertujuan untuk menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap optimal. Ia menyatakan, "Ziarah ke luar Makkah itu dilarang karena akan menguras tenaga dan mengganggu kesehatan jemaah, terutama dengan jarak dan waktu tempuh yang tidak sebentar." Ia menambahkan bahwa perjalanan jauh dapat mengganggu fokus jemaah dalam beribadah, sehingga tenaga mereka perlu diprioritaskan untuk persiapan wukuf di Arafah.


Meski demikian, ziarah di sekitar Makkah masih diperbolehkan selama tidak membebani fisik jemaah. Aktivitas ini dianggap aman karena jaraknya relatif dekat dan tidak mengganggu persiapan ibadah utama. Arief menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan jemaah adalah prioritas utama dalam setiap pembinaan ibadah.


Sebagai bagian dari upaya ini, Daker Makkah meluncurkan program visit dan edukasi (visduk) yang mencakup kegiatan pembinaan, supervisi, dan edukasi. Arief menjelaskan bahwa Daker Makkah memiliki sekitar 10 sektor layanan, ditambah satu sektor khusus, di mana setiap sektor dilengkapi dengan pembimbing ibadah yang bertugas di lapangan. Visduk berfungsi sebagai mekanisme pengawasan terhadap pelaksanaan bimbingan di setiap sektor.


Program visduk mencakup berbagai aspek layanan, termasuk fikih ibadah haji, teknis perjalanan, dan pengelolaan jemaah di lapangan. Selain itu, program ini juga memperhatikan kebutuhan operasional jemaah, seperti kesehatan, akomodasi, dan transportasi, serta penanganan kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.


Arief juga mengakui bahwa variasi fasilitas hotel menjadi tantangan dalam pelaksanaan program, terutama terkait kapasitas musala dan ruang pembinaan. Meskipun demikian, hal ini tidak menghambat pelaksanaan bimbingan, karena sektor menyesuaikan metode di lapangan. Untuk menjangkau seluruh jemaah, petugas menggunakan berbagai media pembelajaran, termasuk pertemuan langsung di musala dan siaran daring.


Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menjalani rangkaian ibadah haji yang akan datang, dengan fokus pada kesehatan dan keselamatan selama berada di Tanah Suci.


Artikel Terkait