Update
Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda
News

Lonjakan Pengunjung Monas di Hari Kedua Lebaran Mencapai 13 Ribu Orang

Pada hari kedua Lebaran, jumlah pengunjung Monas mencapai 13 ribu orang, dengan berbagai acara menarik yang dihadirkan untuk merayakan momen spesial ini.

Yoga Samadhi 22 March 2026 20 pembaca liputan6.com liputan6.com
Lonjakan Pengunjung Monas di Hari Kedua Lebaran Mencapai 13 Ribu Orang
liputan6.com

Pada hari kedua Lebaran, Monumen Nasional (Monas) di Jakarta mencatat kunjungan yang signifikan, dengan total pengunjung mencapai 13 ribu orang. Acara yang diadakan di lokasi ini merupakan bagian dari program "Lebaran di Monas" yang dirancang untuk menarik lebih banyak pengunjung selama perayaan Idul Fitri.

Program ini mencakup berbagai acara menarik, antara lain video mapping dan pertunjukan air mancur yang diadakan di sisi selatan Monas. Di antara pengunjung yang hadir, seorang warga bernama Rina mengungkapkan kebahagiaannya, “Saya sangat senang bisa datang ke sini bersama keluarga, terutama setelah sekian lama kita tidak berkumpul.” Hal ini menunjukkan bahwa Monas menjadi pilihan yang populer bagi masyarakat untuk merayakan hari yang spesial setelah menjalani ibadah puasa.

Menurut pengelola Monas, pihaknya telah mempersiapkan berbagai kegiatan untuk memastikan para pengunjung dapat menikmati suasana Lebaran yang meriah. “Kami ingin memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung, sehingga mereka dapat merayakan Lebaran dengan cara yang berbeda,” kata salah satu petugas. Sementara itu, ramai dan meriahnya suasana di Monas menarik perhatian pengunjung dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Pada hari yang sama, banyak pengunjung yang juga memanfaatkan kesempatan untuk berfoto di depan monumen ikonik ini. Terdapat juga penjual makanan dan minuman yang berjejer di sekitar lokasi, menawarkan beragam kuliner yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. “Makanan di sini enak-enak dan suasananya sangat hidup. Ini adalah tempat yang tepat untuk berkumpul dengan teman dan keluarga,” ujar Budi, salah satu pengunjung lainnya.

Dengan jumlah pengunjung yang terus meningkat, pengelola Monas optimis akan terus menarik lebih banyak pengunjung selama masa liburan ini. Mereka juga telah menyiapkan protokol kesehatan yang ketat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan semua yang datang. “Kami menghimbau kepada seluruh pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi menjaga kesehatan bersama,” tambahnya.

Keberhasilan hari kedua Lebaran ini menunjukkan bahwa Monas masih merupakan destinasi utama bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Dengan berbagai acara yang telah disiapkan, tidak diragukan lagi bahwa pengunjung akan terus berdatangan sepanjang masa liburan. Ke depannya, pengelola berencana untuk menyelenggarakan lebih banyak acara menarik guna menjaga daya tarik Monas sebagai tempat wisata keluarga yang menyenangkan.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait