Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam program Persiapan Keberangkatan (PK) bagi penerima beasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan penerima beasiswa sebelum mereka memulai studi di luar negeri.
Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP, M Lukmanul Hakim, menjelaskan bahwa PK merupakan bagian dari pelatihan awal yang telah dilaksanakan sejak dimulainya program beasiswa LPDP. Kegiatan ini penting untuk memastikan kesiapan penerima beasiswa baik dari segi akademik maupun nonakademik. "Kegiatan PK ini telah dilaksanakan sejak awal program beasiswa LPDP digulirkan dan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan penerima beasiswa," ujarnya.
PK bertujuan untuk membekali penerima beasiswa dengan penguatan karakter, nilai kebangsaan, kepemimpinan, etika, serta kesiapan mental dan sosial. Harapannya, penerima beasiswa dapat menjalani studi dengan penuh tanggung jawab. "PK bertujuan untuk membekali penerima beasiswa dengan penguatan karakter, sehingga mereka dapat menjalani masa studi dengan optimal," tambah Lukmanul.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan PK melibatkan narasumber yang relevan untuk memberikan materi serta kegiatan luar ruang yang dirancang untuk melatih kedisiplinan. "Materi disampaikan oleh narasumber sesuai kompetensi yang dibutuhkan, sedangkan kegiatan outdoor dirancang untuk melatih kerja sama dan kemampuan adaptasi," jelasnya.
LPDP juga menetapkan tata tertib yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta, termasuk pembatasan penggunaan perangkat komunikasi untuk menjaga fokus selama kegiatan. "Pengaturan ini dimaksudkan untuk mendorong interaksi dan partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan," ungkap Lukmanul.
Kegiatan PK yang berlangsung pada Mei 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, merupakan bagian dari upaya LPDP untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan pada program ini. "LPDP akan melakukan evaluasi setelah pelaksanaan PK untuk menyempurnakan desain dan pelaksanaan kegiatan di masa mendatang," tutup Lukmanul.