Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (Undip) telah melaksanakan uji coba metode emposan belerang sebagai upaya untuk mengatasi hama tikus yang mengganggu pertanian di Desa Munggur, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 12 Agustus 2023 dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat desa.
Inisiatif Ramah Lingkungan
Program ini bertujuan untuk memberikan solusi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan penggunaan pestisida kimia. Salah satu mahasiswa KKN, Rizky, menjelaskan bahwa emposan belerang merupakan metode yang sudah dikenal dalam pertanian organik. "Kami berharap dengan menggunakan emposan belerang, petani dapat mengurangi ketergantungan pada bahan kimia yang dapat merusak lingkungan," ujarnya.
Pelaksanaan Uji Coba
Dalam pelaksanaan uji coba, mahasiswa KKN melakukan sosialisasi kepada para petani mengenai cara penggunaan emposan belerang. Mereka juga memberikan pelatihan tentang cara membuat emposan tersebut secara mandiri. Selain itu, mereka mendemonstrasikan teknik aplikasinya di ladang milik petani setempat. "Kami ingin masyarakat memahami dan bisa menerapkan metode ini secara berkelanjutan," tambah Rizky.
Uji coba ini diharapkan dapat memberikan hasil yang positif dalam mengendalikan populasi tikus, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Dengan demikian, diharapkan para petani di Desa Munggur dapat merasakan manfaat dari metode ini dalam jangka panjang.