Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kuningan (UMKU) telah mengembangkan kursi tunggu yang menggunakan tenaga surya, sebagai solusi untuk mengurangi ketergantungan pada listrik dari PLN. Inovasi ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna di ruang publik.
Kursi tunggu bertenaga surya ini dirancang dengan panel surya yang dapat mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Dengan teknologi ini, kursi tersebut dapat menyediakan penerangan dan pengisian daya untuk perangkat elektronik, seperti ponsel. Proyek ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk menciptakan solusi ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Menurut salah satu mahasiswa yang terlibat dalam proyek ini, ide pengembangan kursi tunggu ini muncul dari kebutuhan masyarakat akan fasilitas umum yang lebih efisien dan tidak bergantung pada sumber daya listrik konvensional. "Kami ingin menciptakan sesuatu yang bermanfaat dan dapat digunakan oleh banyak orang," ujarnya.
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi proyek-proyek serupa di masa depan, serta mendorong kesadaran akan pentingnya penggunaan energi terbarukan. Mahasiswa UMKU berencana untuk melakukan uji coba di beberapa lokasi strategis untuk melihat respon masyarakat terhadap kursi tunggu ini.
Dengan adanya kursi tunggu bertenaga surya, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan serta meningkatkan kenyamanan pengguna di ruang publik. Pengembangan lebih lanjut dari proyek ini akan terus dilakukan untuk memaksimalkan manfaat yang bisa diberikan.