Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
Teknologi

Menelusuri Inovasi Canggih di Balik Gedung Tinggi

Di balik gedung-gedung tinggi, terdapat tantangan besar terkait efisiensi energi, ketahanan terhadap gangguan, dan kenyamanan bagi penghuninya. Hal ini mendorong perubahan signifikan dalam industri ko...

Aruna Sasmita 27 August 2026 45 pembaca inews.id inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA, iNews.id - Gedung-gedung menjulang tinggi menghadapi sejumlah tantangan penting yang akan menentukan masa depan mereka, seperti seberapa efisien penggunaan energi, ketahanan terhadap gangguan, dan kenyamanan bagi orang-orang yang berada di dalamnya. Kondisi ini mendorong terjadinya transformasi besar dalam industri bangunan.

Teknologi kini bukan lagi sekadar tambahan, melainkan telah berperan penting dalam mengubah cara operasional gedung. Reza Syarif, Wakil Presiden Bisnis untuk Bangunan di Schneider Electric, menyatakan bahwa transformasi ini menjadi sangat penting seiring dengan meningkatnya tuntutan akan efisiensi energi dan keberlanjutan. “Bangunan dituntut beroperasi secara lebih pintar, hemat energi, tangguh, aman, dan berkelanjutan,” ungkap Reza dalam presentasinya yang dilansir pada Kamis (27/8/2026).

Tantangan dalam Sektor Bangunan

Reza menjelaskan bahwa sektor bangunan menghadapi masalah yang kompleks. Di satu sisi, kebutuhan akan gedung terus meningkat seiring dengan bertumbuhnya aktivitas ekonomi dan urbanisasi. Di sisi lain, konsumsi energi serta tuntutan untuk mengurangi emisi juga semakin besar.

Menurut Reza, terdapat empat tantangan utama yang harus dihadapi oleh industri bangunan, yaitu keberlanjutan, ketahanan, efisiensi, dan fokus pada manusia. Bangunan memiliki kontribusi yang signifikan terhadap emisi karbon global. Sementara itu, sebagian energi yang digunakan dalam gedung masih berpotensi terbuang dengan sia-sia.

Artikel Terkait