Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
News

Mensesneg Klarifikasi Pernyataan Prabowo tentang Pemimpin Terpilih

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai pemimpin terpilih berkaitan dengan penghormatan terhadap proses demokrasi.

Dewa Raka 27 June 2026 75 pembaca liputan6.com liputan6.com
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Istimewa)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Istimewa)

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan klarifikasi mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengganggu pemimpin yang terpilih dalam Pemilihan Presiden. Prasetyo menegaskan bahwa pernyataan tersebut menekankan pentingnya menghormati proses demokrasi yang telah disepakati.

Dalam keterangannya di JCC Senayan, Jakarta, pada hari Jumat (26/6/2026), Prasetyo menyatakan, "Oh tidak, tidak. Jadi konteksnya yang ingin beliau sampaikan bahwa perhelatan pemilu lima tahunan itu adalah konsensus kita bersama-sama dari kita menyepakati kita bernegara, kita memilih demokrasi." Dia menambahkan bahwa pemilihan umum merupakan manifestasi dari demokrasi di mana masyarakat memiliki kebebasan untuk memilih pemimpin negara.

Perjalanan Politik Prabowo

Prasetyo menjelaskan bahwa Prabowo memasuki dunia politik setelah pensiun dari militer, mengikuti konsensus yang ada. "Makanya, kalau diperhatikan, beliau selepas pensiun, atau selesai mengabdikan diri di dunia kemiliteran, belum jadi pengusaha, kemudian karena beliau mengerti memang konsensusnya seperti itu, beliau masuk ke politik. Berjuang melalui jalur politik," ungkapnya.

Dia melanjutkan, "Tahun 2004 beliau berjuang melalui Partai Golkar, kemudian tahun 2008 beliau mendirikan partai, mengikuti semua mekanisme dan konsensus yang memang sudah disepakati." Prasetyo menegaskan bahwa Prabowo telah mengikuti setiap kesepakatan yang ada, mulai dari mendirikan Partai Gerindra hingga terpilih sebagai Presiden RI untuk periode 2024-2029.

Kewajiban Seorang Pemimpin

Prasetyo menekankan bahwa Prabowo berkomitmen untuk bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat yang memberikan mandat kepadanya sebagai Presiden. "Beliau betul-betul dua tahun (menjabat sebagai Presiden RI) ini bekerja keras," ujarnya. Sebelumnya, Prabowo juga mengungkapkan rasa sedihnya setelah empat kali kalah dalam pemilihan presiden, namun menegaskan bahwa ia tidak pernah mengganggu pemimpin yang terpilih.

Prabowo menyatakan, "Saya maju ke rakyat lima kali minta mandat. Empat kali tidak diberi mandat. Empat kali saya kalah, tapi saya tidak mengganggu pemimpin yang dapat mandat." Ia memahami keinginan bangsa Indonesia untuk hidup dalam suasana demokrasi dan tidak ingin masyarakat terlibat dalam perselisihan setiap kali pemilihan berlangsung.

Prabowo menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan kesejahteraan rakyat, "Bukankah itu kewajiban kita sebagai anak bangsa, sebagai pemimpin, sebagai orang terpintar di negara ini? Bukankah itu segala kepintaran kita harus kita abdikan untuk rakyat kita yang paling miskin dan paling lemah?" Dengan resmi terpilih sebagai Presiden RI, Prabowo menegaskan bahwa ia adalah pemimpin yang dipilih secara demokratis.

Artikel Terkait