Jakarta - Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyatakan bahwa bantuan dari pemerintah untuk para korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan penanganan kebakaran hutan di Kalimantan akan benar-benar sampai ke daerah yang membutuhkan. Ia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi kepada seluruh elemen pemerintah untuk bergerak secara cepat dan terkoordinasi dalam menangani bencana.
“Penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu, serta setiap unsur harus pastikan bantuan logistik benar-benar sampai dan diterima masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Teddy pada hari Senin (24/8).
Pengiriman Bantuan Logistik
Menindaklanjuti arahan tersebut, TNI AU mengerahkan enam pesawat pada pagi hari yang sama. Tiga pesawat membawa 31 ton logistik siap konsumsi ke Labuan Bajo dan Maumere, NTT. Bantuan tersebut mencakup biskuit, wafer, protein bar, roti, kebutuhan pangan lainnya, serta mainan untuk anak-anak yang terdampak bencana.
Sementara itu, tiga pesawat lainnya mengangkut 500 unit mesin pompa air menuju Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin. Pompa-pompa tersebut merupakan bagian dari pengiriman bertahap sebanyak 2.000 unit yang bertujuan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan di Kalimantan. Setiap pompa dilengkapi dengan selang atau pipa sepanjang satu kilometer untuk membantu pemadaman, terutama di area lahan gambut.
Apresiasi dari Pengamat
Langkah cepat yang diambil oleh pemerintah mendapatkan apresiasi dari Irsyad Mohammad, seorang Pengamat Geopolitik dan Timur Tengah dari Anagata Institute. Ia menekankan bahwa penanganan bencana seharusnya menjadi kepentingan bersama dan tidak seharusnya dipengaruhi oleh perbedaan pilihan politik.
“Bencana harus menjadi prioritas bersama. Jangan sampai perbedaan pandangan politik menghambat penanganan di lapangan,” tegas Irsyad. Ia juga menyoroti ancaman kebakaran hutan terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati, termasuk keberlangsungan hidup orangutan yang saat ini semakin terancam.
Irsyad berharap pemerintah dapat mengoptimalkan penanganan bencana sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar kebakaran hutan tidak meluas kembali. Teddy menegaskan bahwa pemerintah akan terus menyesuaikan bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan, dan semua elemen terkait akan tetap mendampingi masyarakat yang terdampak hingga penanganan bencana berjalan dengan maksimal.