Pemerintah sedang mempertimbangkan inisiatif untuk membuat rekening bank bagi warga yang belum memiliki, dengan memanfaatkan data dari dukcapil. Langkah ini diambil untuk memperlancar proses penyaluran bantuan sosial (bansos).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa arahan dari Presiden Prabowo ini bertujuan agar penyaluran bantuan dapat dilaksanakan dengan lebih efisien. "Oh, itu sepertinya kalau setiap bantuan betul-betul cepat dan tepat sasaran," ujar Purbaya saat ditemui di Sunter, Jakarta Utara, pada Selasa (8/9).
Integrasi Data untuk Efisiensi Penyaluran
Dalam rencana tersebut, pemerintah berencana untuk menggabungkan data dukcapil dengan data dari Bank Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mendata warga yang berusia di atas 18 tahun yang belum memiliki rekening bank. Purbaya menambahkan bahwa penerima bantuan sosial melalui skema ini berpotensi mendapatkan saldo awal sekitar Rp 50.000 hingga Rp 80.000.
Rekening Bank Otomatis Saat Pembuatan KTP
Selain itu, terdapat juga pembahasan mengenai kemungkinan setiap warga yang mengajukan pembuatan KTP akan secara otomatis mendapatkan rekening bank tanpa biaya. Namun, Purbaya menekankan bahwa skema teknis untuk implementasi di lapangan terkait hal ini belum diputuskan secara resmi. "Ini baru pembicaraan pertama, saya pikir hasil finalnya masih belum," ungkapnya.