Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengirimkan 20 perangkat jaringan Starlink ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memperkuat konektivitas internet di daerah yang terkena dampak gempa. Bantuan ini bertujuan agar masyarakat tetap dapat terhubung dengan keluarga dan mendukung upaya penanganan bencana di lapangan.
Perangkat tersebut diserahkan oleh Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, yang mewakili Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid kepada Badan Penghubung Provinsi Nusa Tenggara Timur di Jakarta pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026. Fifi menyatakan bahwa perangkat Starlink ini diberikan untuk memperkuat jaringan di wilayah yang terdampak gempa, dengan harapan dapat menyediakan akses komunikasi di lokasi-lokasi yang jaringan internetnya masih lemah atau bahkan belum ada.
Pentingnya Konektivitas dalam Situasi Bencana
“Kami juga menyerahkan 20 perangkat komunikasi Starlink. Mudah-mudahan ini juga bisa menjadi manfaat agar konektivitas lancar dan juga keluarga besar kita di NTT ini bisa terus menjalin komunikasi dengan yang terkasih, kemudian kerabat, dan juga untuk mempermudah penanganan bencana di lapangan,” ungkap Fifi dalam keterangan persnya.
Fifi menekankan bahwa dukungan konektivitas sangat penting dalam situasi bencana. Selain membantu masyarakat berkomunikasi dengan keluarga, akses internet juga berperan dalam meningkatkan koordinasi dan proses penanganan bencana yang lebih efektif.
Harapan untuk Masyarakat NTT
Dengan adanya perangkat Starlink ini, diharapkan masyarakat di NTT dapat lebih mudah berkomunikasi dan mendapatkan informasi yang diperlukan selama masa pemulihan pasca gempa. Konektivitas yang baik akan mendukung berbagai aktivitas, termasuk upaya bantuan dan rehabilitasi yang sedang berlangsung.