Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrullah, mengingatkan kepada pemerintah daerah bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang memiliki kinerja baik, harus diberikan kesempatan untuk mengembangkan karier mereka. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemberian apresiasi kepada mereka.
Dalam pernyataannya, Kepala BKN meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan transformasi dalam pelayanan publik. Hal ini dapat dilakukan melalui penyederhanaan birokrasi, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kinerja ASN. Menurutnya, pelayanan publik seharusnya berfokus pada kebutuhan masyarakat, bukan hanya sekadar mengikuti prosedur administratif. "Masyarakat merupakan pemilik negara yang berhak mendapatkan pelayanan terbaik dari pemerintah," ungkapnya pada Rabu (21/10).
Transformasi Melalui Teknologi
Prof. Zudan menekankan bahwa pola pelayanan harus diubah agar lebih responsif dan mudah diakses, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara langsung. Salah satu cara yang disarankan adalah dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Ia memberikan contoh Pemkot Serang yang telah berhasil mengoptimalkan penggunaan teknologi digital, termasuk AI, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pemanfaatan teknologi dianggap sangat penting untuk mempercepat proses pelayanan dan memperluas jangkauan layanan pemerintah kepada masyarakat. Selain digitalisasi, ia juga menyoroti perlunya penyederhanaan prosedur birokrasi yang dianggap tidak lagi relevan dengan kebutuhan pelayanan saat ini. Prof. Zudan meminta pemerintah daerah untuk memperkuat penerapan sistem merit dan manajemen talenta dalam pengelolaan PNS dan PPPK.
Pentingnya Komunikasi Publik
Ia menekankan bahwa penempatan pegawai harus mempertimbangkan kompetensi, kinerja, potensi, dan kesesuaian karakteristik ASN dengan jabatan yang diemban. ASN dan PPPK yang menunjukkan kinerja baik juga perlu mendapatkan apresiasi serta kesempatan untuk mengembangkan karier mereka. Selain itu, Prof. Zudan menggarisbawahi pentingnya komunikasi publik untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Ia mendorong semua perangkat daerah di lingkungan Pemkot Serang untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk menyampaikan program, capaian, dan hasil pelayanan kepada masyarakat. Dengan jumlah ASN yang besar, penyebarluasan informasi mengenai kinerja pemerintah diharapkan dapat dilakukan secara lebih luas dan efektif.
Prof. Zudan juga mengingatkan akan pentingnya membangun budaya kerja yang baik melalui penerapan prinsip ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Prinsip ini diharapkan dapat diterapkan dalam lingkungan kerja pemerintahan serta fasilitas pelayanan publik. Ia juga mendorong peningkatan kepedulian terhadap lingkungan, perbaikan kualitas fasilitas umum, serta penguatan identitas produk unggulan daerah. Untuk mencapai hal ini, sinergi antar perangkat daerah perlu diperkuat hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.
Evaluasi kinerja pemerintah diharapkan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program, tetapi juga pada hasil dan dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat.