Pemerintah Indonesia mengambil langkah cepat dengan mengalihkan beberapa penerbangan ke Jakarta ke Bandara Kertajati, Jawa Barat, setelah Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat dampak abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa operasional Bandara Soekarno-Hatta dihentikan hingga pukul 17.30 WIB pada hari Minggu, 6 September.
Untuk menghindari penumpukan penumpang, pemerintah telah menyiapkan sistem transportasi lanjutan yang mencakup bus dan kereta cepat Whoosh dari Kertajati menuju ibu kota. Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa penerbangan menuju Jakarta, terutama dari maskapai Garuda, akan dialihkan untuk mendarat di Bandara Kertajati, dan layanan transportasi akan disediakan untuk penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Penyesuaian Penerbangan dan Transportasi
Dalam pernyataannya, Teddy menyatakan bahwa seiring dengan perkembangan situasi abu vulkanik, penyesuaian pada penerbangan dilakukan, termasuk penghentian sementara operasional Bandara Soekarno-Hatta. "Beberapa penerbangan menuju Jakarta terutama maskapai Garuda ada yang dialihkan untuk mendarat di Bandara Kertajati, Jawa Barat. Untuk selanjutnya disiapkan layanan bus dan Whoosh dari Kertajati menuju Jakarta," jelasnya.
Selain itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga telah menambah jumlah kereta yang beroperasi menuju Jakarta dari kota-kota seperti Surabaya, Malang, Semarang, dan Yogyakarta, di mana bandara di lokasi-lokasi tersebut masih beroperasi dengan normal.
Peringatan Kesehatan bagi Masyarakat
Teddy juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan kesehatan akibat abu vulkanik. Ia menyarankan agar masyarakat menggunakan masker dan kacamata saat berada di luar rumah, serta mencuci tangan dan wajah setelah beraktivitas di luar. "Pastikan juga untuk membasahi debu sebelum membersihkannya," tambahnya.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan mengumumkan penutupan sementara enam bandara yang terdampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan ini dilakukan demi memastikan keselamatan penerbangan. Bandara yang ditutup antara lain Bandara Radin Inten Lampung, Soekarno-Hatta Tangerang, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe, Budiarto Curug Tangerang, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.