JAKARTA - Banyak cara yang dapat dilakukan untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Salah satunya adalah kegiatan yang dilakukan oleh Putri Alya Sidik, seorang penulis cilik berusia sembilan tahun, yang memilih untuk mengadakan acara literasi dan membaca buku bersama teman-teman dari Delima School Jakarta. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Ruma Coffeatery Bangka, Jakarta, pada Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan Literasi dan Dialog Menarik
Putri Alya dan teman-temannya merayakan HUT ke-81 RI dengan program ‘Literasi Buku’ serta dialog bertema ‘Indonesia Rumah Masa Depanku’. Dalam acara tersebut, Alya menunjukkan bakatnya dengan memainkan lagu ‘Indonesia Pusaka’ di piano dan membacakan narasi yang menyentuh tentang harapannya untuk Indonesia sebagai rumah masa depan. “Setiap kali aku mendengar alunan lagu Indonesia Pusaka, ada rasa di hatiku bagaikan desiran ombak meraih pantai. Ada kekuatan, ada kedamaian dan ada harapan yang tak pernah putus untuk masa depan,” ungkap Putri Alya Sidik.
Melalui lagu tersebut, Alya mengenali Indonesia, tanah air yang dicintainya. Dia menggambarkan Indonesia sebagai negara yang besar, kaya, dan memiliki masyarakat yang baik budi pekerti. “Indonesia adalah rumah masa depanku. Rumah kita semua. Rumah ini harus kita jaga bersama. Agar kelak, saat aku besar nanti, Indonesia tetap menjadi negeri yang dipuja-puja bangsa,” tambahnya.
Semangat Menulis dan Pesan dari Tokoh Terkenal
Putri Alya Sidik, yang juga merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, menyatakan bahwa ia tidak akan berhenti menulis buku dan bertekad untuk menghasilkan karya-karya baru. Ia juga ingin menularkan semangat menulis kepada teman-teman seusianya, sehingga semakin banyak buku yang ditulis oleh anak-anak yang dapat menginspirasi generasi muda Indonesia. “Aku tidak mau hanya berhenti pada cita-citaku membuat buku, tapi aku juga mau menularkan semangat menulisku kepada teman-teman seusiaku, makin banyak buku-buku tulisan anak-anak akan membuat dunia anak semakin seru,” jelasnya.
Acara yang bertajuk Book Review and Literacy With Alya ini dimulai dengan pemutaran video dari Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Indonesia periode 2014-2024, yang memberikan pesan motivasi kepada Alya dan semua anak-anak Indonesia untuk terus membaca buku sebagai sumber pengetahuan yang sangat berharga. Retno juga mendorong Alya untuk menulis tentang air sebagai sumber daya alam yang penting.
Acara ini dihadiri oleh siswa dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Jakarta Selatan, yang dengan antusias merayakan hari kemerdekaan dengan membaca buku, bernyanyi, dan berbagai aktivitas lainnya. Alya, yang akrab disapa, menggambarkan Indonesia sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki banyak tempat wisata yang indah.
Putri Alya Sidik sendiri telah meluncurkan tiga buku pertamanya pada usia sembilan tahun, tepatnya pada 9 Juni 2026. Ketiga buku tersebut ditulis dalam bahasa Inggris dengan judul: My School is My Second Home, I Love Healthy Food, dan Learning Piano Makes Me Happy.