Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Ekonomi

Percepatan Program Listrik Gratis di Jawa Barat, Target 25 Ribu Rumah Tangga

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, melakukan tinjauan terhadap pelaksanaan Program Bantuan Pasang Baru Listrik di Desa Muara Baru, Karawang, yang bertujuan untuk memberikan akses listrik kepada 25 ribu r...

Dewa Raka 16 October 2026 48 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
(Foto: Arsip Kementerian ESDM)
(Foto: Arsip Kementerian ESDM)

Jakarta, CNN Indonesia -- Pada Kamis (15/10), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengunjungi Desa Muara Baru yang terletak di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa program bantuan listrik dapat menjangkau masyarakat dan untuk memeriksa perbaikan infrastruktur kelistrikan di daerah tersebut.

Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) menargetkan 25 ribu rumah tangga di Jawa Barat pada tahun 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.327 rumah tangga telah berhasil mendapatkan akses listrik. Program ini ditujukan bagi keluarga kurang mampu yang belum memiliki sambungan listrik secara mandiri. Selain itu, pemerintah juga memperkuat jaringan listrik melalui program Listrik Desa (Lisdes) untuk meningkatkan akses dan kualitas pasokan listrik.

Peningkatan Infrastruktur Kelistrikan

Di Desa Muara Baru, dukungan dari program Lisdes pada tahun anggaran 2025 telah memberikan akses listrik kepada 93 rumah tangga. Selain fokus pada pemasangan baru, masalah kualitas pasokan listrik juga menjadi perhatian utama. Bahlil menjelaskan bahwa meskipun wilayah ini telah teraliri listrik, namun masih mengalami masalah dengan tegangan rendah.

"Dulu wilayah Desa Muara Baru ini sudah ada listrik, tetapi tegangannya rendah sehingga arus yang masuk tidak maksimal. Melalui program Listrik Desa, kita lakukan penguatan infrastruktur kelistrikan agar pasokan daya menjadi lebih kuat dan optimal. Pemerintah memasang gardu trafo berkapasitas 50 kVA serta menambah tiang-tiang listrik baru," jelas Bahlil.

Target dan Proyeksi Bantuan

Alokasi BPBL untuk Jawa Barat tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan realisasi pada tahun 2025 yang mencapai 15.831 rumah tangga. Pada tahun 2027, jumlah penerima bantuan diproyeksikan akan meningkat menjadi 30 ribu rumah tangga. Perluasan bantuan ini didukung oleh sistem kelistrikan Jawa Barat yang memiliki cadangan daya mencapai 5.184 megawatt, yang menjadi penopang bagi masyarakat yang belum mendapatkan sambungan listrik secara mandiri.

Di Kabupaten Karawang, target BPBL untuk tahun anggaran 2026 ditetapkan sebanyak 683 rumah tangga. Dari jumlah tersebut, 299 rumah telah mendapatkan aliran listrik, sementara 360 lainnya telah selesai dipasangi instalasi dan menunggu proses penyalaan. Selain itu, 24 rumah tangga masih dalam tahap pemasangan instalasi. Penyaluran bantuan ini merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya yang telah menjangkau 915 rumah tangga di Karawang.

Khusus untuk Kecamatan Cilamaya Wetan, bantuan dialokasikan untuk 52 rumah tangga, di mana tujuh rumah telah menyala, 41 menunggu penyalaan, dan empat masih dalam proses pemasangan. Program BPBL ini bertujuan untuk mengatasi hambatan biaya penyambungan awal yang dapat mencapai sekitar Rp2 juta, yang menjadi kendala bagi banyak keluarga berpenghasilan rendah yang masih bergantung pada sambungan listrik dari tetangga.

Penerima bantuan akan mendapatkan instalasi listrik rumah secara gratis, yang mencakup tiga titik lampu, satu sakelar ganda, satu sakelar tunggal, satu kotak kontak, serta sistem pembumian. Fasilitas lain yang disediakan termasuk pengujian dan penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO), sambungan baru PLN berdaya 900 VA, serta token listrik perdana senilai Rp100.000. Bantuan ini memberikan kesempatan bagi penerima untuk memiliki sambungan listrik sendiri.

Bahlil menekankan bahwa masih terdapat keterbatasan akses listrik di Pulau Jawa, selain di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Secara nasional, terdapat sekitar 11 ribu desa dan jutaan rumah tangga yang masih memerlukan intervensi dalam program kelistrikan. "Program BPBL difokuskan untuk bantuan sambungan rumah tangga, sedangkan program Listrik Desa diperuntukkan bagi desa yang belum memiliki jaringan listrik sama sekali. Secara bertahap dan agresif, Pemerintah akan terus menaikkan target sasaran setiap tahunnya demi memastikan seluruh masyarakat Indonesia menikmati terang listrik yang layak," tutup Bahlil.

Artikel Terkait