Update
Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional
News

Pertemuan Strategis Pimpinan Bank Himbara di Istana Kepresidenan

Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan pimpinan bank-bank milik negara di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini melibatkan sejumlah direktur utama dan komisaris dari berbagai bank...

Rimba Amarta 18 June 2026 64 pembaca liputan6.com liputan6.com
Direktur Utama PT Bank Mandiri, Riduan, tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)
Direktur Utama PT Bank Mandiri, Riduan, tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Presiden Prabowo Subianto mengundang para pemimpin bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk berkumpul di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini dihadiri oleh direktur utama dan komisaris dari beberapa bank pelat merah.

Berdasarkan pengamatan pada Kamis, 18 Juni 2026, para pimpinan Himbara mulai berdatangan ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta sejak pukul 14.00 WIB. Beberapa pejabat yang hadir dalam pertemuan ini antara lain Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (BNI) Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Hery Gunardi, dan Direktur Utama PT Bank Mandiri Riduan.

Selain itu, turut hadir Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon L.P. Napitupulu, Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar, Komisaris BTN Fahri Hamzah, Komisaris PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Muhadjir Effendy, serta Komisaris Bank Mandiri Yuliot. Rapat ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Pandu Sjahrir.

Agenda Pertemuan yang Masih Dirahasiakan

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyatakan bahwa seluruh jajaran direksi Bank Mandiri hadir untuk memenuhi undangan dari Presiden Prabowo. Meskipun tidak menjelaskan secara rinci mengenai agenda rapat, ia mengungkapkan bahwa topik yang dibahas berkaitan dengan sektor perbankan. "Tentang perbankan," ungkap Riduan kepada wartawan.

Menunggu Arahan dari Presiden

Sementara itu, Airlangga Hartarto enggan mengungkapkan materi yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut dan meminta wartawan untuk menunggu hingga rapat selesai. "Pembahasan nanti sesudah (rapat)," ucap Airlangga.

Di sisi lain, COO BPI Danantara Pandu Sjahrir menyampaikan bahwa Prabowo akan memberikan arahan kepada para pimpinan bank Himbara. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai kemungkinan adanya penugasan khusus untuk bank-bank pelat merah. "Soal ini nanti dengan bank-bank Himbara tentang ekonomi. Nanti kita dengar saja arahan dari Pak Presiden," tutur Pandu.

Artikel Terkait