AMSTERDAM — Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) melangkah maju dengan meresmikan Perwakilan Mathla’ul Anwar di Amsterdam, Belanda. Inisiatif ini merupakan bagian dari usaha MA untuk memperkuat jaringan di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta akses profesional dan karier, sekaligus memperluas dakwah Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melakukan pelantikan dan peresmian kepengurusan Perwakilan MA Belanda saat berada di Amsterdam untuk menghadiri undangan ceramah dalam acara Istigsah dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Persatuan Pemuda Muslim Eropa (PPME) Al-Ikhlas pada hari Sabtu, 5 Juni.
Harapan untuk Perwakilan di Belanda
Jazuli mengungkapkan harapannya bahwa keberadaan Perwakilan Mathla'ul Anwar di Belanda tidak hanya akan memperluas peran MA dalam pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial, tetapi juga berfungsi sebagai pusat informasi dan komunikasi bagi pelajar, mahasiswa, alumni, serta anggota MA yang ingin melanjutkan studi atau mengembangkan karier di Belanda. "Kami ingin kehadiran MA di Belanda memberikan manfaat nyata, terutama membuka jejaring pendidikan, penelitian, pengembangan SDM, profesional, dan karier bagi keluarga besar MA,” ujarnya.
Dalam konteks dakwah, Jazuli berharap agar MA dapat menghadirkan citra Islam yang membawa rahmat di Belanda. Ia menekankan pentingnya menyampaikan dakwah dengan cara yang santun, menarik, dan menyejukkan, sehingga dapat membawa ketenangan dan kedamaian. "Kami berharap MA juga bisa membawa dan menampilkan dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin di Belanda dengan cara yang santun, menarik, membawa kesejukan, ketenangan, serta kedamaian,” tuturnya.
Mendorong Generasi Muda untuk Berprestasi
Jazuli juga mencatat bahwa banyak anggota dan pengurus MA yang telah melanjutkan studi dan bekerja di Belanda. Potensi ini perlu dimanfaatkan untuk menciptakan kekuatan kolektif dan membuka lebih banyak peluang bagi generasi mendatang. Ia mendorong siswa, santri, dan mahasiswa MA untuk memiliki wawasan global serta berani mengambil kesempatan untuk belajar di luar negeri. "Anak-anak MA harus punya mimpi besar. Pengalaman pendidikan dan profesional di luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM dan pada waktunya memberikan kontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa,” katanya.
Peresmian Perwakilan MA Belanda ini juga menandai langkah "MA Naik Level" dari penguatan jaringan nasional menuju jaringan global. Belanda diharapkan dapat menjadi salah satu pusat kerja sama internasional bagi Mathla’ul Anwar, khususnya dalam bidang pendidikan, riset, pengembangan SDM, profesional, dan dakwah.
Pada kesempatan ini, susunan pengurus Perwakilan Mathla’ul Anwar Belanda yang dilantik terdiri atas Ketua Majelis Amanah Budi Santoso, Ketua Jupriansyah Asim, Sekretaris Siti Fatimah Diyo, Bendahara Amalia Loubna Santoso, serta anggota Bidang Kerja Sama Luar Negeri Miqdaad Zufar Santoso dan Bidang Pendidikan Ervida Yanuarti Santoso.
Dengan kehadiran perwakilan di Belanda, PB Mathla’ul Anwar berharap jaringan global semakin berkembang dan dapat membuka akses serta peluang yang lebih luas bagi generasi muda MA untuk belajar, berjejaring, dan berkontribusi di tingkat internasional, sekaligus menghadirkan dakwah Islam yang damai dan bermanfaat.