PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus berupaya memperkuat pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada pengembangan ekonomi yang memanfaatkan potensi desa. Subholding Gas Pertamina ini melaksanakan berbagai program yang bertujuan untuk menciptakan sumber pendapatan dan memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat setempat.
Inisiatif Ekonomi di Magelang
Salah satu program yang dilaksanakan adalah pengembangan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Karangrejo yang terletak di Magelang. Selain itu, PGN juga mengadakan Suadesa Festival dan Program Pendekar Dewa di Desa Pagardewa, Muara Enim, Sumatera Selatan. Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menekankan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui bantuan, tetapi juga dengan membangun kapasitas dan akses agar masyarakat dapat mengembangkan sumber pendapatannya sendiri.
Di Karangrejo, PGN mengembangkan Balkondes sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Warga setempat berpartisipasi dalam pengelolaan homestay, kuliner, ekonomi kreatif, serta berbagai paket wisata. Aktivitas ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan, dengan Balkondes PGN Karangrejo mencatat omzet mencapai Rp3,6 miliar pada tahun 2024. Sekitar 80 persen tenaga kerja di kawasan tersebut adalah masyarakat lokal yang telah mendapatkan pelatihan.
Dukungan Infrastruktur dan Kontribusi Ekonomi
PGN juga memberikan dukungan terhadap kawasan tersebut melalui penyediaan infrastruktur energi yang ramah lingkungan. Sistem Compressed Natural Gas (CNG) cluster digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi sekitar 150 rumah tangga, sementara panel surya dimanfaatkan untuk memenuhi sebagian kebutuhan listrik Balkondes. Aktivitas ekonomi yang berlangsung di Balkondes turut memberikan kontribusi bagi desa melalui Pendapatan Asli Desa (PADes).
Selain itu, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif dilakukan melalui penyelenggaraan Suadesa Festival. Festival ini berfungsi sebagai platform bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka dan menjangkau pasar yang lebih luas. Suadesa Festival yang diadakan pada 22-23 Agustus 2026 berhasil menarik 2.792 pengunjung dan menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp1,815 miliar.
Fajriyah menambahkan, “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.”