Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

PGN Kembangkan Ekonomi Lokal untuk Meningkatkan Kemandirian Desa

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui pengembangan ekonomi yang berbasis potensi desa. Berbagai program diluncurkan untuk menciptakan sumber pendapatan dan...

Gyan Kusuma 04 September 2026 40 pembaca jpnn.com jpnn.com
PGN Bangun Ekosistem Ekonomi Lokal untuk Perkuat Kemandirian Desa
PGN Bangun Ekosistem Ekonomi Lokal untuk Perkuat Kemandirian Desa

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus berupaya memperkuat pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada pengembangan ekonomi yang memanfaatkan potensi desa. Subholding Gas Pertamina ini melaksanakan berbagai program yang bertujuan untuk menciptakan sumber pendapatan dan memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat setempat.

Inisiatif Ekonomi di Magelang

Salah satu program yang dilaksanakan adalah pengembangan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Karangrejo yang terletak di Magelang. Selain itu, PGN juga mengadakan Suadesa Festival dan Program Pendekar Dewa di Desa Pagardewa, Muara Enim, Sumatera Selatan. Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menekankan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui bantuan, tetapi juga dengan membangun kapasitas dan akses agar masyarakat dapat mengembangkan sumber pendapatannya sendiri.

Di Karangrejo, PGN mengembangkan Balkondes sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Warga setempat berpartisipasi dalam pengelolaan homestay, kuliner, ekonomi kreatif, serta berbagai paket wisata. Aktivitas ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan, dengan Balkondes PGN Karangrejo mencatat omzet mencapai Rp3,6 miliar pada tahun 2024. Sekitar 80 persen tenaga kerja di kawasan tersebut adalah masyarakat lokal yang telah mendapatkan pelatihan.

Dukungan Infrastruktur dan Kontribusi Ekonomi

PGN juga memberikan dukungan terhadap kawasan tersebut melalui penyediaan infrastruktur energi yang ramah lingkungan. Sistem Compressed Natural Gas (CNG) cluster digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi sekitar 150 rumah tangga, sementara panel surya dimanfaatkan untuk memenuhi sebagian kebutuhan listrik Balkondes. Aktivitas ekonomi yang berlangsung di Balkondes turut memberikan kontribusi bagi desa melalui Pendapatan Asli Desa (PADes).

Selain itu, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif dilakukan melalui penyelenggaraan Suadesa Festival. Festival ini berfungsi sebagai platform bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka dan menjangkau pasar yang lebih luas. Suadesa Festival yang diadakan pada 22-23 Agustus 2026 berhasil menarik 2.792 pengunjung dan menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp1,815 miliar.

Fajriyah menambahkan, “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.”

Artikel Terkait