Palang Merah Indonesia (PMI) di Provinsi Banten telah menyalurkan bantuan berupa masker kepada masyarakat yang terkena dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Ketua PMI Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah, mengungkapkan bahwa masker sangat dibutuhkan oleh warga yang terpapar abu vulkanis dari gunung tersebut.
Pentingnya Masker bagi Masyarakat
Ratu Tatu menyatakan bahwa pengurus dan relawan PMI di berbagai kabupaten dan kota telah diminta untuk mengoptimalkan semua sumber daya yang ada sebagai langkah kesiapsiagaan. "Kami bergerak untuk membantu masyarakat menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terutama potensi paparan abu vulkanis," ujarnya pada hari Senin (7/9).
Dia menambahkan, "Jadi, untuk kebutuhan yang kami prioritaskan adalah masker untuk masyarakat." PMI pusat telah memberikan 100 ribu masker yang akan didistribusikan ke pengurus dan relawan di daerah.
Distribusi Masker untuk Kesehatan Masyarakat
Tatu menjelaskan bahwa total masker yang akan didistribusikan kepada PMI di kabupaten atau kota mencapai 105.000 buah. "Masker tersebut selanjutnya diperuntukkan bagi masyarakat," jelas Tatu, yang sebelumnya menjabat sebagai bupati Serang.
Dia menekankan bahwa distribusi masker ini merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi risiko kesehatan akibat paparan abu vulkanis. "Masker jangan hanya disimpan di gudang, kami ingin bantuan ini segera sampai hingga digunakan masyarakat," tegasnya. "Terutama bagi warga yang lingkungannya terdampak abu vulkanis Gunung Anak Krakatau," imbuhnya.