Update
Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi --- Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi ---
News

Polisi Amankan 10 Remaja dan Cegah Tawuran di Jakarta Timur

Patroli gabungan dari Brimob dan Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggagalkan rencana tawuran remaja di Jalan Raya Tengah, mengamankan 10 remaja serta sejumlah senjata tajam.

Gyan Kusuma 09 May 2026 50 pembaca liputan6.com liputan6.com
Remaja hendak tawuran di kawasan Jalan Raya Tengah, Jakarta Timur berhasil digagalkan polisi. (Istimewa)
Remaja hendak tawuran di kawasan Jalan Raya Tengah, Jakarta Timur berhasil digagalkan polisi. (Istimewa)

Patroli yang dilakukan oleh Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Polres Metro Jakarta Timur berhasil mencegah aksi tawuran yang direncanakan oleh sekelompok remaja di kawasan Jalan Raya Tengah, Jakarta Timur. Dalam operasi tersebut, sebanyak 10 remaja berhasil diamankan.

"Patroli ini merupakan upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan," ungkap Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto kepada wartawan.

Barang Bukti yang Ditemukan

Dalam patroli yang dilakukan, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, termasuk senjata tajam, tongkat golf, sepeda motor, dan telepon genggam. Rencana tawuran yang seharusnya berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026 dini hari itu berhasil digagalkan setelah petugas menerima laporan dari masyarakat.

"Tim gabungan kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan mendapati sekelompok remaja diduga hendak melakukan aksi tawuran. Petugas langsung mengamankan para remaja beserta barang bukti untuk mencegah terjadinya bentrokan yang dapat membahayakan warga sekitar maupun pengguna jalan," jelas Henik.

Langkah Preventif untuk Keamanan

Henik menambahkan bahwa patroli gabungan dilakukan secara rutin sebagai langkah pencegahan untuk menekan aksi kriminalitas dan kenakalan remaja di wilayah Jakarta Timur. Kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mempersempit ruang gerak pelaku gangguan keamanan.

"Patroli rayonisasi tersebut digelar untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas pada jam rawan malam hingga subuh," tambahnya.

Seluruh remaja yang diamankan dalam patroli tersebut dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Situasi di wilayah Jakarta Timur saat ini terpantau aman dan kondusif. Petugas juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian 110 jika membutuhkan bantuan atau menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan," tutup Henik.

Artikel Terkait