Update
Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda
News

Politisi PSI Bro Ron Diserang Hingga Mengalami Cedera di Mata Kanan

Ronald Aristone Sinaga, Wakil Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI), mengalami pemukulan yang mengakibatkan luka robek di mata kanan dan memar di belakang kepala saat melakukan audiensi terkait gaj...

Gyan Kusuma 05 May 2026 24 pembaca liputan6.com liputan6.com
Politisi PSI Bro Ron Diserang Hingga Mengalami Cedera di Mata Kanan
Waketum PSI Ronald Aristone Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron menyambangi rumah pribadi Jokowi untuk membeberkan penyelewengan dana. (Liputan6.com/ Fajar Abrori)

Ronald Aristone Sinaga, yang akrab disapa Bro Ron, mengalami insiden pemukulan pada Senin, 4 Mei 2026, saat melakukan audiensi di Jakarta. Insiden tersebut menyebabkan luka robek pada mata kanannya dan memar di bagian belakang kepala. Video kejadian ini menjadi viral setelah diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni, di Instagram.


Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengonfirmasi bahwa Ronald telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Insiden terjadi sekitar pukul 16.22 WIB, ketika Ronald bersama 15 karyawan PT SKS datang untuk membahas gaji yang belum dibayarkan di Kantor MPP. Erlyn menjelaskan bahwa mediasi awalnya berjalan lancar sebelum sekelompok orang tidak dikenal muncul dan melakukan intimidasi.


"Akibat dari perbuatan sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut," ungkap Erlyn. Ronald menjelaskan bahwa insiden terjadi saat ia mendampingi karyawan PT SKS di kantor firma hukum Michael, Putra, and Partners (MPP) di Jalan Soeroso, Menteng.


Ronald mengungkapkan, kehadirannya dalam audiensi tersebut karena ia diminta untuk membantu mediasi oleh pimpinan kantor hukum yang merupakan mantan partnernya. Saat audiensi berlangsung, tiga orang yang mengaku sebagai pihak keamanan datang dan meminta mereka keluar dari gedung, yang memicu cekcok antara mereka dan karyawan SKS serta Ronald.


Setelah sempat dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng, sekelompok orang tersebut kembali muncul 15 menit kemudian dan terjadilah insiden pemukulan. Ronald menegaskan bahwa kehadirannya bersama karyawan PT SKS adalah untuk membahas masalah gaji dan operasional yang dikelola oleh pimpinan MPP.


Insiden ini menimbulkan perhatian publik dan menjadi sorotan media. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.

Artikel Terkait