Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Politisi PSI Bro Ron Diserang Hingga Mengalami Cedera di Mata Kanan

Ronald Aristone Sinaga, Wakil Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI), mengalami pemukulan yang mengakibatkan luka robek di mata kanan dan memar di belakang kepala saat melakukan audiensi terkait gaj...

Gyan Kusuma 05 May 2026 52 pembaca liputan6.com liputan6.com
Waketum PSI Ronald Aristone Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron menyambangi rumah pribadi Jokowi untuk membeberkan penyelewengan dana. (Liputan6.com/ Fajar Abrori)
Waketum PSI Ronald Aristone Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron menyambangi rumah pribadi Jokowi untuk membeberkan penyelewengan dana. (Liputan6.com/ Fajar Abrori)

Ronald Aristone Sinaga, yang akrab disapa Bro Ron, mengalami insiden pemukulan pada Senin, 4 Mei 2026, saat melakukan audiensi di Jakarta. Insiden tersebut menyebabkan luka robek pada mata kanannya dan memar di bagian belakang kepala. Video kejadian ini menjadi viral setelah diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni, di Instagram.


Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengonfirmasi bahwa Ronald telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Insiden terjadi sekitar pukul 16.22 WIB, ketika Ronald bersama 15 karyawan PT SKS datang untuk membahas gaji yang belum dibayarkan di Kantor MPP. Erlyn menjelaskan bahwa mediasi awalnya berjalan lancar sebelum sekelompok orang tidak dikenal muncul dan melakukan intimidasi.


"Akibat dari perbuatan sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut," ungkap Erlyn. Ronald menjelaskan bahwa insiden terjadi saat ia mendampingi karyawan PT SKS di kantor firma hukum Michael, Putra, and Partners (MPP) di Jalan Soeroso, Menteng.


Ronald mengungkapkan, kehadirannya dalam audiensi tersebut karena ia diminta untuk membantu mediasi oleh pimpinan kantor hukum yang merupakan mantan partnernya. Saat audiensi berlangsung, tiga orang yang mengaku sebagai pihak keamanan datang dan meminta mereka keluar dari gedung, yang memicu cekcok antara mereka dan karyawan SKS serta Ronald.


Setelah sempat dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng, sekelompok orang tersebut kembali muncul 15 menit kemudian dan terjadilah insiden pemukulan. Ronald menegaskan bahwa kehadirannya bersama karyawan PT SKS adalah untuk membahas masalah gaji dan operasional yang dikelola oleh pimpinan MPP.


Insiden ini menimbulkan perhatian publik dan menjadi sorotan media. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.

Artikel Terkait