Ronald Aristone Sinaga, yang akrab disapa Bro Ron, mengalami insiden pemukulan pada Senin, 4 Mei 2026, saat melakukan audiensi di Jakarta. Insiden tersebut menyebabkan luka robek pada mata kanannya dan memar di bagian belakang kepala. Video kejadian ini menjadi viral setelah diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni, di Instagram.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengonfirmasi bahwa Ronald telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Insiden terjadi sekitar pukul 16.22 WIB, ketika Ronald bersama 15 karyawan PT SKS datang untuk membahas gaji yang belum dibayarkan di Kantor MPP. Erlyn menjelaskan bahwa mediasi awalnya berjalan lancar sebelum sekelompok orang tidak dikenal muncul dan melakukan intimidasi.
"Akibat dari perbuatan sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut," ungkap Erlyn. Ronald menjelaskan bahwa insiden terjadi saat ia mendampingi karyawan PT SKS di kantor firma hukum Michael, Putra, and Partners (MPP) di Jalan Soeroso, Menteng.
Ronald mengungkapkan, kehadirannya dalam audiensi tersebut karena ia diminta untuk membantu mediasi oleh pimpinan kantor hukum yang merupakan mantan partnernya. Saat audiensi berlangsung, tiga orang yang mengaku sebagai pihak keamanan datang dan meminta mereka keluar dari gedung, yang memicu cekcok antara mereka dan karyawan SKS serta Ronald.
Setelah sempat dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng, sekelompok orang tersebut kembali muncul 15 menit kemudian dan terjadilah insiden pemukulan. Ronald menegaskan bahwa kehadirannya bersama karyawan PT SKS adalah untuk membahas masalah gaji dan operasional yang dikelola oleh pimpinan MPP.
Insiden ini menimbulkan perhatian publik dan menjadi sorotan media. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.