Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Poltracking Sarankan Pemerintah Fokus pada Sektor Ekonomi untuk Meningkatkan Kepuasan Publik

Di tengah menurunnya kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Poltracking Indonesia menemukan harapan dalam sektor ekonomi yang dapat meningkatkan kepercayaan mas...

Dewa Raka 31 August 2026 54 pembaca jpnn.com jpnn.com
Poltracking Dorong Pemerintah Kuatkan Sektor Ekonomi untuk Menaikkan Kepuasan Publik
Poltracking Dorong Pemerintah Kuatkan Sektor Ekonomi untuk Menaikkan Kepuasan Publik

JAKARTA -- Lembaga survei Poltracking Indonesia mengungkapkan adanya harapan di sektor ekonomi meskipun tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengalami penurunan. Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, menyatakan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah saat ini berada di angka 63,2 persen.

"Tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran masih di angka 63,2 persen, ini menjadi modal sosial yang sangat berharga di tengah penurunan kepuasan publik," jelas Hanta dalam rilis survei nasional yang dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.220 responden. Survei tersebut mencatat bahwa tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran berada di angka 55,1 persen.

Tren Penurunan Kepuasan Publik

Hanta mencatat bahwa tren kepuasan publik pada Agustus 2026 menunjukkan penurunan dibandingkan dengan bulan Maret, Mei, dan Juli 2026. Meskipun demikian, kepercayaan yang masih tinggi memberikan peluang bagi pemerintah untuk memperbaiki situasi. Dia menilai sektor ekonomi sebagai salah satu cara utama bagi pemerintah untuk meningkatkan kembali kepuasan publik.

Data survei menunjukkan bahwa 57,1 persen responden menilai kondisi ekonomi keuangan rumah tangga mereka baik, sementara 58,7 persen menyatakan pendapatan mereka selama setahun terakhir juga dalam kategori baik. Namun, Hanta mengakui bahwa masih ada tantangan besar di bidang ekonomi yang harus segera diatasi oleh pemerintah.

Pekerjaan Rumah di Bidang Ekonomi

Sekitar 44,3 persen publik mengeluhkan harga kebutuhan pokok yang mahal sebagai masalah utama, dan 62,5 persen menyatakan pengeluaran rumah tangga mereka lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. "Berbagai kemungkinan tentang persepsi publik masih berpotensi terjadi, bergantung pada isu dan agenda perbaikan yang akan diambil oleh pemerintah dalam upaya meningkatkan kembali kepuasan publik," tambah Hanta.

Hanta mengusulkan lima formula agenda perbaikan kinerja pemerintah yang perlu segera ditangani. Formula pertama yang dianggap paling mendesak adalah menjaga daya beli masyarakat dan memperluas lapangan kerja. Dia menekankan pentingnya pemerintah untuk meningkatkan program jaring pengaman sosial yang menyasar kelompok rentan serta menahan segala bentuk kenaikan biaya yang berdampak pada ekonomi keluarga.

Formula lainnya meliputi evaluasi menyeluruh terhadap program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menuai pro dan kontra, perombakan kabinet di bidang ekonomi dan hukum, penguatan penegakan hukum serta pemberantasan korupsi, dan penguatan checks and balances serta harmonisasi antara presiden dan wakil presiden.

Walaupun menghadapi berbagai tantangan, Hanta tetap optimis bahwa dengan modal kepercayaan publik yang masih tinggi, pemerintah memiliki kesempatan untuk membuktikan komitmen perbaikannya. Menurutnya, angka kepercayaan 63,2 persen menunjukkan bahwa masyarakat masih memberikan kesempatan kepada pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Tren penurunan approval rating atau kepuasan terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran yang terjadi saat ini, merupakan bagian dari dinamika politik pemerintahan yang perlu secara serius ditindaklanjuti dengan agenda perbaikan kinerja pemerintah," tutup Hanta.

Artikel Terkait