Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

--- Prabowo Arahkan TNI untuk Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla ---

--- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan prajurit TNI, terutama Babinsa, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai risiko pembakaran hutan dan lahan. Hal ini disampaikan dalam pertemua...

Lare Ayu 31 August 2026 58 pembaca jpnn.com jpnn.com
Prabowo Instruksikan Pelibatan TNI Mengedukasi Warga soal Bahaya Karhutla
Prabowo Instruksikan Pelibatan TNI Mengedukasi Warga soal Bahaya Karhutla
---TITLEEXCERPT--- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan prajurit TNI, terutama Babinsa, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai risiko pembakaran hutan dan lahan. Hal ini disampaikan dalam pertemuan di Bogor, Jawa Barat. ---CONTENT---

Presiden Prabowo Subianto mengajak prajurit TNI, khususnya Bintara Pembina Desa (Babinsa), untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya yang ditimbulkan oleh pembakaran hutan dan lahan (karhutla). Permintaan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (29/8/2026), yang dihadiri oleh Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan, serta sejumlah menteri terkait.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa perhatian Presiden Prabowo tertuju pada pentingnya edukasi ini. "Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama," ungkap Teddy dalam keterangan resmi Sekretariat Kabinet yang dirilis pada Minggu (30/8/2026).

Pentingnya Edukasi di Tingkat Desa

Teddy menambahkan bahwa Presiden Prabowo menginginkan agar informasi mengenai bahaya pembakaran hutan disampaikan langsung kepada masyarakat di tingkat desa melalui Babinsa. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak negatif dari karhutla.

Diskusi Mengenai Penanganan Bencana

Selain membahas isu karhutla, pertemuan tersebut juga mencakup diskusi mengenai penanganan bencana lainnya, seperti pascagempa bumi di Flores dan erupsi Gunung Merapi. Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga meminta laporan mengenai penyesuaian syarat perekrutan bagi masyarakat suku Dayak yang ingin bergabung menjadi prajurit TNI.

Artikel Terkait