Update
Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia
News

Prabowo Berangkat ke Moskow untuk Gelar Pertemuan Khusus dengan Presiden Putin

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow untuk membahas kerjasama bilateral.

Aruna Sasmita 13 April 2026 16 pembaca liputan6.com liputan6.com
Prabowo Berangkat ke Moskow untuk Gelar Pertemuan Khusus dengan Presiden Putin
liputan6.com

Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, sedang dalam perjalanan menuju Moskow, Rusia. Kedatangannya di negara tersebut bertujuan untuk melakukan pertemuan khusus empat mata dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pertemuan ini menandai upaya lebih lanjut dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia.

Agenda pertemuan tersebut akan mencakup berbagai isu penting, mulai dari kerjasama bidang pertahanan hingga potensi investasi. Diketahui bahwa hubungan Indonesia dan Rusia terus berkembang, terutama di sektor pertahanan dan ekonomi. Sebelum keberangkatan, Prabowo menyampaikan pentingnya pertemuan ini dengan mengungkapkan, "Kami ingin menjalin kerjasama yang lebih erat dan saling menguntungkan antara kedua negara."

Rusia merupakan salah satu mitra strategis bagi Indonesia, terutama dalam penyediaan alat utama sistem senjata (alutsista) dan kolaborasi dalam bidang teknologi pertahanan. Dalam kunjungan ini, Prabowo diharapkan juga akan menjajaki kemungkinan pengembangan kerjasama di bidang pendidikan dan pelatihan militer, yang dapat memperkuat kapabilitas Angkatan Bersenjata Indonesia.

Dari sisi Rusia, pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali hubungan diplomatik yang telah terjalin lama. Seorang analis politik asal Moskow menyatakan, "Kunjungan Prabowo merupakan sinyal positif bagi kedua negara untuk lebih berkolaborasi, terutama dalam menghadapi tantangan global saat ini."

Selain membahas kerjasama di bidang pertahanan, isu-isu terkini seperti stabilitas kawasan dan situasi geopolitik di Asia-Pasifik diperkirakan akan menjadi topik penting dalam diskusi kedua pemimpin. Hal ini mencerminkan kepentingan bersama yang dimiliki oleh kedua negara dalam menjaga keamanan dan stabilitas region.

Setelah pertemuan ini, diharapkan akan ada beberapa kesepakatan yang dapat ditandatangani, yang akan memperkuat kerjasama strategis di berbagai bidang. Prabowo memberikan harapan positif terkait konstruksi kerjasama ini, "Kami berharap dapat membawa pulang hasil yang konkret dari pertemuan ini." Tidak hanya itu, langkah ini juga diyakini akan membuka peluang lebih luas bagi pelaku bisnis Indonesia untuk berinvestasi di Rusia.

Seiring dengan perkembangan hubungan bilateral ini, semua mata kini tertuju pada hasil dari pertemuan tersebut. Ke depan, langkah-langkah lanjutan dan implementasi kesepakatan yang dicapai akan sangat ditunggu oleh publik dan pihak-pihak terkait di Indonesia maupun Rusia.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait