Update
Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia
News

Prabowo: Keberhasilan Satgas PKH Dalam Menyelamatkan Aset Hutan Senilai Rp 370 Triliun

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Satgas Penerbitan Kawasan Hutan (PKH) telah berhasil menyelamatkan aset hutan negara senilai Rp 370 triliun, yang setara dengan 10 persen APBN.

Yoga Samadhi 10 April 2026 16 pembaca liputan6.com liputan6.com
Prabowo: Keberhasilan Satgas PKH Dalam Menyelamatkan Aset Hutan Senilai Rp 370 Triliun
liputan6.com

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Satgas Penerbitan Kawasan Hutan (PKH) berhasil menyelamatkan aset negara berupa kawasan hutan dengan nilai mencapai Rp 370 triliun. Keberhasilan ini dianggap sangat signifikan, karena jumlah tersebut setara dengan sekitar 10 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia.

Menurut Prabowo, tindakan yang dilakukan oleh Satgas PKH merupakan langkah strategis dalam upaya perlindungan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. "Kita harus melindungi hutan kita. Ini adalah masa depan bangsa kita," ungkapnya dalam sebuah pernyataan resmi.

Penyelamatan aset hutan ini tidak terlepas dari berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk praktik ilegal yang merugikan keberlanjutan ekosistem. Satgas PKH, yang dibentuk untuk menangani masalah ini, telah melaksanakan serangkaian tindakan hukum serta pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa kawasan hutan tidak mengalami kerusakan lebih lanjut.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu anggota Satgas PKH, "Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum dan memastikan bahwa semua aktivitas yang merusak hutan dapat dihentikan." Upaya ini melibatkan kolaborasi dengan berbagai institusi pemerintah dan masyarakat setempat untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya menjaga kawasan hutan.

Lebih lanjut, Prabowo juga menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan indikasi dari komitmen pemerintah untuk melindungi sumber daya alam dan mendorong pengembangan ekonomi yang berkelanjutan. "Kita harus menjaga aset-aset ini untuk generasi mendatang," tambahnya.

Secara keseluruhan, pencapaian Satgas PKH dalam menyelamatkan aset hutan senilai Rp 370 triliun diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya perlindungan lingkungan. Pemerintah juga berencana untuk melanjutkan langkah-langkah ini dengan meningkatkan kerjasama internasional dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Keberhasilan tersebut merupakan langkah positif dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati. Ke depan, diharapkan upaya-upaya seperti ini dapat diperluas untuk menanggulangi masalah lingkungan lainnya dan memperkuat ketahanan ekosistem.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait