Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
News

Prabowo Minta Aparat Ikut Gerakan Indonesia ASRI, Dorong Penanaman Ratusan Juta Pohon demi Masa Depan Hijau

Batang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk aparat negara, untuk terlibat aktif dalam Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai....

Eko Prasetyo 03 August 2026 81 pembaca kabarnetizenterkini.com kabarnetizenterkini.com
Prabowo Minta Aparat Ikut Gerakan Indonesia ASRI, Dorong Penanaman Ratusan Juta Pohon demi Masa Depan Hijau
kabarnetizenterkini.com
Batang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk aparat negara, untuk terlibat aktif dalam Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih sekaligus memperkuat pelestarian lingkungan.

Ajakan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Akad Massal KPR Sejahtera FLPP dan Kredit Program Perumahan (KPP) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas lingkungan yang diwariskan kepada generasi mendatang.

Presiden Prabowo secara khusus meminta jajaran aparat, termasuk para pimpinan TNI dan pejabat tinggi negara, untuk menjadi teladan dalam menjaga lingkungan.

Menurut Presiden, seorang pemimpin tidak cukup hanya memberikan instruksi dari balik meja, tetapi juga harus hadir langsung di lapangan, terlibat dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk gerakan penghijauan dan kebersihan lingkungan. Pesan tersebut menjadi simbol kepemimpinan yang mengedepankan keteladanan dibanding sekadar seremonial.

Dalam pidatonya, Presiden juga menyoroti dampak perubahan iklim, meningkatnya suhu global, serta berkurangnya tutupan pohon di berbagai wilayah Indonesia.

Sebagai langkah konkret, Presiden menginstruksikan pelaksanaan gerakan penanaman ratusan juta pohon di seluruh Indonesia. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara, memperbaiki tata air, mengurangi risiko bencana ekologis, sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan dalam jangka panjang.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bergerak memperkuat sistem penyediaan bibit melalui jaringan persemaian nasional.

Saat ini Kementerian Kehutanan memiliki 59 persemaian, terdiri atas 9 pusat persemaian dan 50 persemaian permanen yang tersebar di berbagai daerah. Fasilitas tersebut dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan bibit penghijauan, rehabilitasi hutan, kawasan permukiman, hingga ruang terbuka hijau.

Beberapa persemaian modern, seperti Persemaian Rumpin di Bogor dan Persemaian Mentawir di Ibu Kota Nusantara (IKN), mampu memproduksi jutaan bibit setiap tahun guna mendukung target penghijauan nasional.

Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kementerian Kehutanan membuka akses bagi masyarakat untuk memperoleh bibit pohon secara gratis melalui jaringan persemaian resmi dengan persyaratan administrasi yang sederhana.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah, sekolah, komunitas, hingga dunia usaha dalam memperluas ruang hijau di lingkungan masing-masing.

Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar program penghijauan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi budaya yang berkelanjutan.

Gerakan Indonesia ASRI merupakan bagian dari visi pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman. Di tengah tantangan perubahan iklim global, peningkatan tutupan vegetasi dipandang sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga berdampak pada kualitas hidup masyarakat dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Melalui keterlibatan aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat, pemerintah berharap semangat menjaga lingkungan dapat menjadi gerakan bersama yang berlangsung secara berkesinambungan.

Artikel Terkait