Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
News

Prabowo Tegaskan Indonesia Sudah Mandiri Pangan, Tak Perlu Impor Lagi

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan tidak lagi memerlukan impor. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan ke Kampung Nelayan Merah Putih di Goron...

Karim Abinaya 09 May 2026 71 pembaca liputan6.com liputan6.com
Presiden Prabowo Subianto saat menyambangi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto saat menyambangi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia kini telah mencapai swasembada pangan. Dalam pernyataannya, ia menyatakan bahwa negara ini berada di jalur yang tepat untuk menjadi bangsa yang mandiri dan berdaulat, yang ditandai dengan ketahanan pangan yang tidak bergantung pada impor.

"Kita berada di jalan yang bener, rakyat kita harus sejahtera. Kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, swasembada jagung, banyak sekali kita, kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar," kata Prabowo saat mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gorontalo pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Pernyataan Ditegaskan di KTT ASEAN

Prabowo menegaskan bahwa pernyataannya bukan sekadar klaim belaka. Ia baru saja menghadiri KTT ke-48 ASEAN di Filipina, di mana para pemimpin negara-negara ASEAN mengakui pencapaian Indonesia dalam swasembada pangan.

"Kita baru saja dari Filipina menghadiri KTT ke-48 ASEAN, kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, swasembada jagung, banyak sekali kita, kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar," serunya, disambut tepuk tangan dari masyarakat yang hadir.

Dukungan untuk Nelayan Melalui Program Khusus

Prabowo juga menyebutkan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu inisiatif yang mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menekankan pentingnya peran negara sebagai fasilitator untuk memberikan pelayanan kepada nelayan agar hasil tangkapan mereka dapat ditingkatkan.

"Adanya kampung nelayan merah putih yang sudah dirintis dibangun di Gorontalo ini saya lihat tadi sudah ada pembuat es, sudah ada gudang pendingin, berapa fasilitas ini memang niat kita untuk memberdayakan semua nelayan di Indonesia, kita ingin semua nelayan di Indonesia kehidupannya tambah baik ya, penghasilannya harus tambah," dorong Prabowo.

Dengan Indonesia sebagai negara maritim, Prabowo percaya bahwa nelayan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa. Mereka adalah penghasil protein yang vital, tidak hanya untuk kebutuhan dalam negeri tetapi juga untuk pasar internasional.

"Dunia sekarang sangat memerlukan ikan protein, karena itu pemerintah yang saya pimpin akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kita sekarang adalah the blue ocean economy, ini adalah sangat penting ini karunia yang maha kuasa, kita harus bersyukur dan kita harus sekarang besar-besaran investasi," tutup Prabowo.

Artikel Terkait