Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Prabowo Tegaskan Indonesia Sudah Mandiri Pangan, Tak Perlu Impor Lagi

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan tidak lagi memerlukan impor. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan ke Kampung Nelayan Merah Putih di Goron...

Karim Abinaya 09 May 2026 54 pembaca liputan6.com liputan6.com
Presiden Prabowo Subianto saat menyambangi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto saat menyambangi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia kini telah mencapai swasembada pangan. Dalam pernyataannya, ia menyatakan bahwa negara ini berada di jalur yang tepat untuk menjadi bangsa yang mandiri dan berdaulat, yang ditandai dengan ketahanan pangan yang tidak bergantung pada impor.

"Kita berada di jalan yang bener, rakyat kita harus sejahtera. Kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, swasembada jagung, banyak sekali kita, kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar," kata Prabowo saat mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gorontalo pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Pernyataan Ditegaskan di KTT ASEAN

Prabowo menegaskan bahwa pernyataannya bukan sekadar klaim belaka. Ia baru saja menghadiri KTT ke-48 ASEAN di Filipina, di mana para pemimpin negara-negara ASEAN mengakui pencapaian Indonesia dalam swasembada pangan.

"Kita baru saja dari Filipina menghadiri KTT ke-48 ASEAN, kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras, swasembada jagung, banyak sekali kita, kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar," serunya, disambut tepuk tangan dari masyarakat yang hadir.

Dukungan untuk Nelayan Melalui Program Khusus

Prabowo juga menyebutkan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu inisiatif yang mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menekankan pentingnya peran negara sebagai fasilitator untuk memberikan pelayanan kepada nelayan agar hasil tangkapan mereka dapat ditingkatkan.

"Adanya kampung nelayan merah putih yang sudah dirintis dibangun di Gorontalo ini saya lihat tadi sudah ada pembuat es, sudah ada gudang pendingin, berapa fasilitas ini memang niat kita untuk memberdayakan semua nelayan di Indonesia, kita ingin semua nelayan di Indonesia kehidupannya tambah baik ya, penghasilannya harus tambah," dorong Prabowo.

Dengan Indonesia sebagai negara maritim, Prabowo percaya bahwa nelayan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa. Mereka adalah penghasil protein yang vital, tidak hanya untuk kebutuhan dalam negeri tetapi juga untuk pasar internasional.

"Dunia sekarang sangat memerlukan ikan protein, karena itu pemerintah yang saya pimpin akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kita sekarang adalah the blue ocean economy, ini adalah sangat penting ini karunia yang maha kuasa, kita harus bersyukur dan kita harus sekarang besar-besaran investasi," tutup Prabowo.

Artikel Terkait