Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Ekonomi

Profil Dua Calon Anggota BPK yang Disetujui oleh Komisi XI DPR RI

Komisi XI DPR RI telah menetapkan dua calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk periode 2026-2031, yaitu Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman, yang selanjutnya akan dibawa ke Rapat...

Rimba Amarta 06 October 2026 52 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Profil dua calon Anggota BPK 2026-2031 yang diloloskan Komisi XI. Selanjutnya, nama kedua kandidat akan dibawa dan ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI. (Foto: CNN Indonesia/Fiqih Rusdy Zulkarnain)
Profil dua calon Anggota BPK 2026-2031 yang diloloskan Komisi XI. Selanjutnya, nama kedua kandidat akan dibawa dan ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI. (Foto: CNN Indonesia/Fiqih Rusdy Zulkarnain)

Komisi XI DPR RI telah resmi memilih dua kandidat untuk menjadi Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam periode 2026-2031. Kedua calon tersebut adalah Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman. Nama-nama ini akan dibawa untuk ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI.

Profil Nyoman Adhi Suryadnyana

Nyoman Adhi bukanlah wajah baru di BPK, karena saat ini ia menjabat sebagai Anggota I BPK RI sejak April 2022, setelah sebelumnya menjabat sebagai Anggota VI BPK RI sejak November 2021. Sebelum bergabung dengan BPK, Nyoman berkarir di Kementerian Keuangan, khususnya di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Dalam karirnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai di Kanwil DJBC Sulbagsel pada tahun 2019, serta Kepala Kantor KPPBC TMP C Manado dan Ternate pada tahun 2017 dan 2016.

Nyoman menyelesaikan pendidikan D3 di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Jakarta pada tahun 1997, kemudian melanjutkan studi S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) dan lulus pada tahun 2000. Ia juga meraih gelar S2 di bidang Ekonomi dari Fakultas Ekonomi UI pada tahun 2005, serta menyelesaikan S2 Akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia pada tahun 2023.

Profil Khaidir Abdurrahman

Calon anggota BPK lainnya, Khaidir Abdurrahman, memiliki pengalaman sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan di Asabri. Ia juga pernah menjabat sebagai anggota DPRK Aceh Utara dari tahun 2009 hingga 2014, serta anggota DPR RI Komisi IX pada periode 2014-2019. Khaidir lahir di Aceh dan menyelesaikan pendidikan Magister Administrasi Publik di Universitas Malikussaleh pada tahun 2019, setelah meraih gelar Sarjana Ilmu Politik di universitas yang sama pada tahun 2016.

Artikel Terkait