Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Ekonomi

Proyeksi IHSG Hari Ini: Potensi Penguatan Terbatas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penguatan terbatas pada perdagangan hari ini, Senin (21/9), dengan rentang yang akan diuji.

Yoga Samadhi 21 September 2026 66 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
IHSG diproyeksi menguat terbatas dengan rentang 6.290-6.370. Analis merekomendasikan saham BBCA, ICBP dan lainnya. (FOTO:ANTARA FOTO/Putra M. Akbar).
IHSG diproyeksi menguat terbatas dengan rentang 6.290-6.370. Analis merekomendasikan saham BBCA, ICBP dan lainnya. (FOTO:ANTARA FOTO/Putra M. Akbar).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat terbatas dalam perdagangan hari ini, Senin (21/9). Analis Teknikal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, meskipun dalam batasan tertentu, dengan rentang yang akan diuji antara 6.290 hingga 6.370.

“Kami memperkirakan IHSG menguat terbatas dan masih rawan menguji kembali 6.290-6.370. Namun, selama masih mampu berada di atas 6.370, maka terdapat peluang menguat ke rentang 6.541-6.581,” jelas Herditya dalam laporan riset harian.

Proyeksi dan Rekomendasi Saham

Herditya juga memprediksi bahwa IHSG akan bergerak dalam rentang support 6.279 dan 6.201, serta resistance 6.685 dan 6.633 pada hari ini. Ia merekomendasikan beberapa saham untuk diperhatikan, antara lain BBCA, BULL, KLBF, dan TLKM.

Sementara itu, Analis dari Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, mengungkapkan bahwa indeks saham berpotensi melanjutkan tren penurunan pada pekan ini. Ia menilai bahwa penutupan IHSG yang berada di level 6.441 pekan lalu kurang menguntungkan, karena mendekati support Fibonacci di 6.370. Ivan menambahkan bahwa IHSG terlihat berkonsolidasi di bawah garis SMA-20, yang menunjukkan kerawanan untuk melanjutkan tren turun.

Prediksi Level IHSG

Ivan memprediksi bahwa IHSG akan bergerak di level support 6.370, 6.290, dan 6.179, sementara resistance berada di 6.639, 6.752, 6.832, dan 6.916 pada hari ini. Ia juga merekomendasikan beberapa saham, seperti ICBP, MEDC, PGEO, dan UNTR.

Pada penutupan perdagangan Jumat (18/9), IHSG berada di level 6.441, mengalami penurunan sebesar 21,27 poin atau 0,33 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Data dari RTI Infokom menunjukkan bahwa total transaksi investor mencapai Rp19,25 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 32,57 miliar saham. Pada akhir perdagangan, terdapat 204 saham yang menguat, 442 saham yang terkoreksi, dan 144 saham stagnan.

Catatan Redaksi: Artikel ini tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi terkait saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Artikel Terkait