Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

--- Puan Dorong Pemerintah Tingkatkan Perlindungan Pekerja Usai Kecelakaan Kereta dan Kasus Daycare ---

--- Ketua DPR Puan Maharani menekankan perlunya perlindungan lebih bagi pekerja setelah insiden kecelakaan kereta di Bekasi dan kasus kekerasan anak di daycare Yogyakarta. ---

Rimba Amarta 01 May 2026 55 pembaca liputan6.com liputan6.com
Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan ke Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria di Tangerang, Banten, Senin (8/12/2025)
Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan ke Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria di Tangerang, Banten, Senin (8/12/2025)
---TITLEEXCERPT--- Ketua DPR Puan Maharani menekankan perlunya perlindungan lebih bagi pekerja setelah insiden kecelakaan kereta di Bekasi dan kasus kekerasan anak di daycare Yogyakarta. ---CONTENT---

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani, menyoroti dua insiden yang mengundang perhatian publik baru-baru ini, yaitu kecelakaan kereta api di Bekasi Timur dan kasus kekerasan anak di daycare Yogyakarta. Ia menilai kedua peristiwa ini mencerminkan tantangan yang masih dihadapi oleh para pekerja dalam kehidupan sehari-hari.


Puan menyatakan bahwa kecelakaan kereta tersebut banyak melibatkan pekerja yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah. Selain itu, kasus kekerasan di daycare juga menjadi perhatian karena tempat penitipan anak kini menjadi pilihan bagi orang tua yang bekerja. “Dalam sepekan terakhir, kita melihat berbagai potret memilukan yang dihadapi pekerja," ujarnya.


Melihat kondisi tersebut, Puan mendorong pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan yang mendukung kehidupan pekerja, baik dari segi keamanan transportasi maupun kenyamanan dalam kebutuhan domestik. Ia menegaskan bahwa DPR akan terus mengawal kebijakan yang berpihak pada pekerja dan mendorong peningkatan kesejahteraan di berbagai sektor.


Salah satu langkah yang telah diambil adalah pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT). Puan berharap pengesahan UU ini, yang bertepatan dengan Hari Kartini dan mendekati peringatan May Day, menjadi langkah nyata dalam perjuangan DPR untuk melindungi pekerja.


Ia menekankan bahwa semua pekerja, baik formal maupun informal, berhak mendapatkan perlindungan dari negara, termasuk mereka yang bekerja di sektor domestik dan non-konvensional. “Semua pekerja berhak mendapat perlindungan yang layak,” tegasnya.


Puan menutup pernyataannya dengan menyatakan bahwa peringatan Hari Buruh seharusnya menjadi momen refleksi bersama. “Peringatan Hari Buruh harus dipahami sebagai pengingat bahwa menjaga kualitas hidup pekerja berarti juga menjaga landasan sosial yang menopang pembangunan nasional,” pungkasnya.


Artikel Terkait