Ketua DPR RI Puan Maharani mengangkat isu kecelakaan kereta di Bekasi Timur dan kasus kekerasan anak di tempat penitipan anak (daycare) di Yogyakarta sebagai pengingat akan perlunya peningkatan fasilitas bagi pekerja. Puan menilai kedua kejadian tersebut mencerminkan bahwa perlindungan pekerja tidak hanya terkait dengan aspek pekerjaan, tetapi juga mencakup keamanan transportasi dan kebutuhan domestik pekerja.
Dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Puan menyatakan, “Dalam sepekan terakhir, kita melihat berbagai potret memilukan yang dihadapi pekerja. Kecelakaan kereta baru-baru ini dialami mayoritas pekerja saat hendak pulang ke rumah.” Ia juga menyoroti kasus kekerasan anak di daycare yang menjadi perhatian publik, menekankan bahwa tempat penitipan anak kini menjadi alternatif penting bagi orangtua yang bekerja.
Menanggapi hal tersebut, Puan mendorong pemerintah untuk meningkatkan berbagai fasilitas pelayanan yang mendukung pekerja, mulai dari keamanan transportasi hingga kenyamanan layanan domestik. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir untuk memastikan pekerja merasa aman baik dalam pekerjaan maupun kehidupan keluarga mereka.
Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Puan menekankan bahwa semua pekerja, baik formal maupun informal, berhak mendapatkan perlindungan yang layak. “Semua pekerja, termasuk pekerja sektor konvensional, sektor domestik, freelancer, dan pekerja lainnya, berhak mendapat perlindungan dari negara,” ujarnya.
Puan juga menegaskan komitmen DPR untuk mengawal kebijakan yang mendukung pekerja dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah yang disoroti adalah pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), yang dianggap sebagai bentuk nyata perjuangan negara untuk pekerja sektor domestik. “Kami harapkan pengesahan UU PPRT menjadi bentuk perjuangan nyata bagi pekerja,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa peringatan Hari Buruh harus menjadi momentum untuk memastikan kualitas hidup pekerja terus meningkat, termasuk melalui penyediaan fasilitas publik yang aman dan ramah keluarga.