PT Pupuk Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Group untuk memperluas akses promosi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mereka bina. Kerja sama ini diwujudkan melalui partisipasi dalam Kriyanusa 2026 yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 26 hingga 30 September 2026. Dalam keterangan resmi, Pupuk Indonesia menyatakan bahwa acara ini memberikan peluang bagi pelaku UMKM di bidang wastra dan kriya untuk memperkenalkan produk mereka serta menjangkau konsumen yang lebih luas.
Dukungan Terhadap Ekonomi Kreatif
Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Pupuk Indonesia, Tina T Kemala Intan, menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam Kriyanusa merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap pengembangan ekonomi kreatif. Ia menambahkan, "Kriyanusa menjadi ruang bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan karya sekaligus memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dengan pasar." Tina juga menyebutkan bahwa kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk memperluas pangsa pasar produk-produk UMKM mitra binaan Pupuk Indonesia Grup, terutama di bidang wastra, fashion, dan aksesori.
Pupuk Indonesia saat ini membina sebanyak 3.387 UMKM di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, terdapat 289 UMKM yang bergerak di sektor wastra dan handicraft yang tersebar di Aceh, Palembang, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur. Pada Kriyanusa 2026, sebanyak 16 merek UMKM binaan Pupuk Indonesia akan hadir melalui booth perusahaan, menampilkan berbagai produk wastra dan kriya yang memiliki karakter dan keunikan masing-masing.
Partisipasi dalam Fashion Show
Ketua Umum PIKA-PI Group, Tata Rahmad Pribadi, menegaskan komitmen Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia Group untuk mendukung tujuan Pupuk Indonesia dalam pemberdayaan UMKM lokal. "Berbagai program maupun kolaborasi kreatif yang dilakukan PIKA-PI dirancang untuk mendukung tujuan Perusahaan, termasuk salah satunya melalui partisipasi UMKM binaan di Kriyanusa," ujarnya. Selain melalui booth, produk-produk UMKM binaan Pupuk Indonesia juga akan diperkenalkan dalam panggung fashion show Kriyanusa 2026.
Sebanyak dua puluh produk wastra dari tiga UMKM binaan yang telah dikurasi oleh Pupuk Indonesia dan PIKA-PI Group, bersama desainer Didiet Maulana, akan ditampilkan dalam peragaan busana bertajuk "Lumbung Cahaya" dari koleksi Svarna by IKAT Indonesia. Produk yang ditampilkan mencakup songket, tenun bulu, dan batik Gedog dengan warna alami yang melambangkan kesuburan Nusantara serta hasil panen yang berkelanjutan.
Fashion show ini merupakan hasil kolaborasi antara Pupuk Indonesia dan PIKA PI Group, yang menunjukkan bahwa produk wastra dari UMKM dapat dikembangkan menjadi fashion dengan nilai tambah tanpa kehilangan karakter budaya yang ada. Panggung fashion show juga berfungsi sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi wastra Indonesia dalam bentuk yang lebih kreatif. Pupuk Indonesia berharap kolaborasi ini dapat mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam pengembangan produk mereka.
Pupuk Indonesia dan Didiet Maulana memiliki visi yang sejalan dalam memajukan UMKM di Indonesia. Kolaborasi ini juga merupakan bagian dari upaya untuk memperkenalkan produk dan budaya Indonesia ke pasar internasional. Pupuk Indonesia terus berkomitmen untuk mengembangkan kapasitas UMKM melalui berbagai kesempatan promosi dan pengembangan usaha. Dengan demikian, UMKM binaan tidak hanya mendapatkan ruang promosi, tetapi juga peluang untuk memperluas jaringan dan pengalaman di pasar.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Pupuk Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, mengingat sektor UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak roda perekonomian di Indonesia. "Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pupuk Indonesia dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya pilar pertumbuhan ekonomi," kata Tina. Dukungan terhadap UMKM diharapkan dapat mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.