Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

Surat Hangat dari Sorong untuk Istana

Sebuah surat dari Sorong menyampaikan rasa terima kasih para siswa kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Merdeka. Surat ini mencerminkan dampak positif dari bantuan yang diterima...

Gyan Kusuma 12 June 2026 34 pembaca liputan6.com liputan6.com
Surat sederhana dari Sorong menghadirkan suasana hangat pertemuan antara Prabowo dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti. (Foto: Bakom RI)
Surat sederhana dari Sorong menghadirkan suasana hangat pertemuan antara Prabowo dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti. (Foto: Bakom RI)

Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (11/6/2026), Presiden Prabowo Subianto menerima surat yang penuh kehangatan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Surat tersebut berasal dari siswa SMK Negeri 1 Sorong, Papua Barat Daya, yang menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah mereka terima.

Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa surat itu merupakan titipan khusus dari para pelajar. “Saya dapat titipan Pak Presiden dari murid di Sorong,” ucapnya saat menyerahkan surat tersebut secara langsung kepada Prabowo. Ia menambahkan bahwa surat ini adalah ungkapan terima kasih yang ditulis dengan tulus oleh para siswa, “Untuk Bapak, ucapan terima kasih. Ditulis dari hati,” jelasnya.

Apresiasi dari Siswa

Presiden Prabowo menerima surat tersebut dengan senyuman dan membacanya dengan seksama. Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti juga menyampaikan bahwa surat dari siswa mencerminkan cita-cita besar Presiden terkait masa depan pendidikan di Indonesia. “Mereka itu seperti mimpi Bapak,” ungkapnya.

Isi surat dari para siswa SMK Negeri 1 Sorong mengekspresikan apresiasi mereka atas berbagai bantuan yang telah diterima, termasuk pembangunan perpustakaan, toilet sekolah, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Kami siswa-siswi SMK Negeri 1 Sorong menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas bantuan pembangunan perpustakaan serta toilet dan juga makan bergizi gratis di sekolah kami,” tulis mereka.

Dampak Positif Bantuan

Bagi para siswa, bantuan tersebut lebih dari sekadar pembangunan fasilitas fisik. Mereka merasa dukungan itu sangat berarti dalam meningkatkan proses belajar. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya perpustakaan yang lebih baik, kami menjadi lebih semangat untuk membaca, belajar, dan menambah wawasan,” tambah mereka.

Selain itu, siswa juga merasakan bahwa lingkungan belajar kini lebih nyaman dan mendukung kegiatan pendidikan sehari-hari. “Fasilitas tersebut juga membantu kami memperoleh lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung kegiatan pendidikan di sekolah,” lanjut isi surat tersebut.

Perubahan paling signifikan, menurut siswa, adalah melalui pembangunan toilet sekolah yang lebih layak. Mereka menilai fasilitas ini memberikan dampak positif terhadap kebersihan dan kesehatan seluruh warga sekolah. “Selain itu, pembangunan toilet sekolah memberikan dampak positif bagi kebersihan dan kesehatan seluruh warga sekolah. Kini, kami dapat menggunakan fasilitas yang lebih layak, bersih, dan nyaman setiap hari,” tulis mereka.

Surat sederhana dari Sorong ini menggambarkan bagaimana pembangunan fasilitas pendidikan dan program pemenuhan gizi di sekolah dirasakan langsung oleh para pelajar. Bagi siswa SMK Negeri 1 Sorong, bantuan tersebut bukan hanya sekadar fisik, tetapi juga dukungan nyata yang semakin memotivasi mereka untuk belajar dan mengejar cita-cita.

Artikel Terkait