Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
Politik

Susunan Kabinet Alternatif "Tangguh" yang Menarik Perhatian Publik

Sebuah poster berjudul "Kabinet Tangguh" telah viral di media sosial, menampilkan daftar tokoh nasional yang diusulkan untuk mengisi posisi pemerintahan, meskipun bukan merupakan kabinet resmi.

Lare Ayu 02 September 2026 36 pembaca fajar.co.id fajar.co.id
Poster digital bertajuk “Kabinet Tangguh” beredar di media sosial
Poster digital bertajuk “Kabinet Tangguh” beredar di media sosial

Poster yang berjudul "Kabinet Tangguh" tiba-tiba menjadi perbincangan di media sosial. Materi digital ini memuat skenario pemerintahan yang mencantumkan nama-nama tokoh nasional sebagai presiden, wakil presiden, dan menteri. Dalam poster tersebut, Dedi Mulyadi ditunjuk sebagai Presiden, sementara Basuki Tjahaja Purnama, yang lebih dikenal sebagai Ahok, ditempatkan sebagai Wakil Presiden. Meskipun menarik perhatian, penting untuk dicatat bahwa "Kabinet Tangguh" bukanlah susunan kabinet resmi pemerintah.

Poster ini beredar di media sosial tanpa adanya keterangan resmi dari lembaga negara. Beberapa nama besar terlihat dalam daftar tersebut, termasuk mantan Menko Polhukam Mahfud MD yang dicantumkan sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM. Selain itu, Bambang Brodjonegoro ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, dan Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta, ditempatkan sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Sumber Daya Manusia. Agus Harimurti Yudhoyono juga tercantum sebagai Menteri Koordinator Pertahanan, Keamanan dan Strategis.

Nama-nama Terkenal dalam Kabinet Alternatif

Untuk posisi Menteri Pertahanan, poster tersebut menempatkan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Posisi Menteri Keuangan diisi oleh Purbaya Yudhi Sadewa, sedangkan Thomas Trikasih Lembong diusulkan sebagai Menteri Perdagangan, Investasi dan Hilirisasi. Di sektor pertanian, Andi Amran Sulaiman dicantumkan sebagai Menteri Pertanian dan Ketahanan Pangan, sementara Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, diusulkan sebagai Menteri Kelautan dan Ekonomi Maritim.

Poster ini juga mencantumkan beberapa nama lain, seperti Panut Mulyono, Tjandra Yoga Aditama, Suyanto, dan Tandiyo Rahayu. Selain itu, terdapat nama-nama seperti Ganjar Pranowo, Retno L.P. Marsudi, Tri Rismaharini, dan Wishnutama Kusubandio. Tokoh lainnya yang turut dicantumkan adalah Sherli Joanda, Emil Salim, Adian Yusak Napitupulu, Abraham Samad, Nasaruddin Umar, Almuazzammil Yusuf, dan Rocky Gerung. Anindya Novyan Bakrie juga masuk dalam daftar sebagai Menteri BUMN.

Kaitan dengan Kabinet Bayangan

Kemunculan poster "Kabinet Tangguh" mengingatkan masyarakat pada gagasan "Kabinet Bayangan" yang muncul pada Juli 2026. Kabinet Bayangan tersebut dibentuk oleh koalisi masyarakat sipil dan akademisi sebagai bentuk pengawasan terhadap pemerintahan. Dalam konsep itu, sejumlah tokoh ditempatkan dalam posisi alternatif untuk menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Meskipun "Kabinet Tangguh" menampilkan nama-nama tokoh dalam susunan pemerintahan alternatif, penting untuk diingat bahwa poster ini tidak menunjukkan bahwa individu-individu yang tercantum benar-benar akan menduduki jabatan pemerintahan. Dengan demikian, informasi yang terdapat dalam poster ini sebaiknya dipahami sebagai bagian dari materi yang beredar di media sosial, bukan sebagai keputusan politik atau pengumuman resmi dari pemerintah.

Artikel Terkait