JAKARTA, iNews.id - Pertanyaan mengenai kapan Gunung Anak Krakatau akan benar-benar berhenti erupsi masih menjadi perdebatan. Menurut para ahli, hal ini tidak dapat dijawab hanya dengan melihat apakah letusan masih terjadi atau tidak. Aktivitas vulkanik pada umumnya mengalami fase yang dapat naik dan turun. Letusan bisa saja tampak mereda sementara waktu, kemudian kembali meningkat jika pasokan magma dari dalam bumi masih berlangsung.
Daryono Perwira Sakti, seorang edukator dalam mitigasi bencana, menjelaskan bahwa para ahli vulkanologi tidak menentukan berakhirnya erupsi berdasarkan tanggal tertentu. Sebaliknya, mereka mengamati berbagai perubahan yang terjadi di dalam dan sekitar gunung api menggunakan instrumen pemantauan yang ada.
Pola Aktivitas Vulkanik
Daryono menyatakan, "Yang bisa dilakukan oleh para ahli vulkanologi bukanlah menebak tanggal, melainkan membaca pola." Hal ini menunjukkan bahwa pemantauan yang cermat terhadap aktivitas gunung sangat penting untuk memahami fase erupsi yang sedang berlangsung.
Tanda-Tanda Penurunan Aktivitas
Dengan pemantauan yang teliti, para ahli dapat mengidentifikasi tanda-tanda ketika gunung api mulai kehilangan tenaga dan bergerak menuju akhir fase erupsi. Informasi lebih lanjut mengenai tanda-tanda ini akan dibahas dalam artikel ini.