Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

TERBONGKAR!! Mahasiswa Ikut Demo Cuma FOMO? Fenomena yang Ramai Jadi Sorotan Publik

Jakarta – Fenomena mahasiswa mengikuti aksi demonstrasi tanpa memahami secara utuh isu yang diperjuangkan kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Berbagai potongan video yang beredar memp...

Eko Prasetyo 25 June 2026 58 pembaca kabarnetizenterkini.com kabarnetizenterkini.com
TERBONGKAR!! Mahasiswa Ikut Demo Cuma FOMO? Fenomena yang Ramai Jadi Sorotan Publik
kabarnetizenterkini.com
Jakarta – Fenomena mahasiswa mengikuti aksi demonstrasi tanpa memahami secara utuh isu yang diperjuangkan kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Berbagai potongan video yang beredar memperlihatkan sejumlah peserta aksi kesulitan menjawab pertanyaan sederhana mengenai substansi tuntutan demonstrasi. Kondisi tersebut memunculkan anggapan dari sebagian warganet bahwa tidak semua peserta aksi hadir karena memahami isu, melainkan sekadar mengikuti tren atau Fear of Missing Out (FOMO).

FOMO merupakan istilah yang menggambarkan keinginan seseorang untuk ikut dalam suatu aktivitas karena khawatir tertinggal dari lingkungan sosialnya. Dalam konteks demonstrasi, fenomena ini dinilai dapat terjadi ketika seseorang bergabung dalam aksi tanpa memiliki pemahaman yang memadai mengenai tujuan, latar belakang, maupun dampak dari gerakan yang diikuti.

Berbagai komentar di media sosial menunjukkan adanya perbedaan pandangan. Sebagian pengguna menilai demonstrasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin dalam sistem demokrasi, sehingga siapa pun berhak menyampaikan aspirasi. Namun, tidak sedikit pula yang berpendapat bahwa penyampaian aspirasi akan lebih bermakna apabila didasarkan pada pemahaman yang kuat terhadap persoalan yang sedang diperjuangkan.

Sejumlah pengamat pendidikan dan sosial sebelumnya juga pernah menekankan pentingnya budaya literasi dan riset di kalangan mahasiswa. Sebagai insan akademik, mahasiswa diharapkan mampu mengkaji suatu persoalan secara kritis, memverifikasi informasi dari berbagai sumber, serta menyampaikan pendapat berdasarkan data dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, penting untuk tidak melakukan generalisasi terhadap seluruh peserta aksi. Tidak semua mahasiswa yang mengikuti demonstrasi hadir tanpa pemahaman. Banyak pula mahasiswa yang telah melakukan kajian, diskusi, hingga penyusunan naskah akademik sebelum menyampaikan aspirasi di ruang publik. Oleh karena itu, setiap aksi perlu dinilai berdasarkan fakta dan konteksnya, bukan semata-mata berdasarkan beberapa potongan video yang viral.

Fenomena dugaan mahasiswa ikut demonstrasi karena FOMO menjadi pengingat bahwa penyampaian aspirasi di ruang demokrasi idealnya dibangun di atas landasan pengetahuan, riset, dan tanggung jawab akademik. Dengan demikian, kritik yang disampaikan tidak hanya menjadi simbol partisipasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang konstruktif bagi penyelesaian berbagai persoalan bangsa.

Tags: #berita

Artikel Terkait