Haerul Saleh, yang menjabat sebagai anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, meninggal dunia dalam insiden kebakaran yang terjadi di rumahnya yang terletak di Jalan TB Simatupang No 3, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kebakaran tersebut berlangsung saat Haerul berada di ruang kerjanya yang terletak di lantai empat.
Saksi mata bernama Arpen, yang juga merupakan penjaga rumah, mengungkapkan bahwa sebelum kebakaran terjadi, Haerul sedang bekerja bersama rekannya di lantai empat. "Posisinya memang lagi ada orang. Memang bapak sama rekan bapak lagi ada yang dikerjakan," jelas Arpen.
Detik-detik Kebakaran
Arpen mendengar teriakan Haerul yang memberitahukan adanya kebakaran. Ia segera bergegas menuju lantai atas untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut. "Kita naik ke atas, ternyata bapak masih di dalam," ungkapnya.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, menyatakan bahwa dugaan sementara api berasal dari lantai empat. "Sementara di lantai empat. Kita akan masih menunggu tim, nanti setelah itu baru kita tahu lebih jelasnya, nanti kita sampaikan kembali," katanya. Saat ini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan, dan detail lebih lanjut akan disampaikan setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai.
Penyelidikan dan Tindakan Pemadaman
Diduga, api muncul akibat sisa tiner dari renovasi rumah. "Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," kata Joko. Saksi mata kemudian menghubungi petugas Gulkarmat Jakarta Selatan untuk meminta bantuan. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 48 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Proses pemadaman dimulai pada pukul 08.07 WIB dan berhasil selesai pada pukul 08.46 WIB.
Sampai saat ini, penyebab pasti kebakaran di Jalan TB Simatupang Nomor 3, RT 3 RW 02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang.