Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, mengajukan usulan kepada pemerintah provinsi untuk memasukkan pelajar sebagai penerima Kartu Layanan Gratis (KLG) TransJakarta. Menurut Nova, langkah ini merupakan strategi untuk memperluas akses transportasi publik serta membiasakan pelajar menggunakan moda transportasi umum.
Usulan tersebut disampaikan setelah Nova mengikuti rapat mengenai Pembahasan dan Pendalaman Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Sekarang ini baru 15 golongan kategorinya, pelajar ini belum masuk,” ungkap Nova dalam keterangan resminya pada Rabu (9/9).
Pentingnya Akses Transportasi untuk Pelajar
Nova menilai bahwa kebijakan ini sangat relevan, mengingat TransJakarta memiliki jaringan rute yang luas serta halte yang tersebar di berbagai lokasi, termasuk yang dekat dengan sekolah-sekolah. “Kami merekomendasikan pelajar ini dalam kategori KLG,” tambahnya.
Dia memberikan contoh kawasan Tebet, di mana terdapat banyak sekolah yang dilalui oleh jaringan TransJakarta. Hal ini diharapkan dapat memudahkan mobilitas pelajar dalam perjalanan ke sekolah dan pulang. “Untuk memaksimalkan transportasi yang ada di DKI Jakarta ini,” jelas Nova.
Alternatif Transportasi bagi Pelajar
Nova melanjutkan bahwa layanan gratis bagi pelajar melalui TransJakarta dapat menjadi alternatif yang baik, mengingat bus sekolah belum menjangkau semua rute di Jakarta. “Kalau TransJakarta kan sudah mempunyai rute-rutenya. Hampir seluruh rute yang ada di Jakarta,” ujarnya.
Dia juga menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya ditujukan kepada pelajar yang sudah menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) atau Kartu Jakarta Mudah (KJMU), sehingga semua pelajar memiliki kesempatan untuk menggunakan transportasi publik secara gratis. Skema dan kategori untuk penerima KLG ini akan dikaji lebih lanjut. “Semua pelajar pun bisa. Membiasakan pelajar menaiki kendaraan umum. Itu yang kita dorong,” tegas Nova.
Nova berharap Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan PT. Transportasi Jakarta (TransJakarta) dapat mempertimbangkan usulan ini dari aspek teknis dan kemampuan layanan. “Saya rasa itu sangat penting sekali. Itu terobosan,” pungkasnya.